Minggu, 7 Juni 2026

Daftar Enam Kepala OPD Natuna Ikut Job Fit Rotasi Jabatan, Ini Pesan Wabup Jarmin

Enam pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Natuna mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau job fit

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam/Istimewa
JOB FIT - Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik membuka langsung pelaksanaan Uji Kompetensi atau Job Fit Pejabat Eselon ll di Kantor Bupati Natuna, Rabu (3/6/2026). Enam kepala OPD bakal dirotasi 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Enam pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau job fit yang digelar di Kantor Bupati Natuna, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal sebelum Pemkab Natuna melakukan rotasi, dan pengisian sejumlah jabatan yang saat ini masih kosong.

Enam pejabat yang mengikuti job fit tersebut di antaranya:

  • Sekretaris DPRD Natuna, Edi Prioto
  • Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Hendra Kusuma
  • Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Ikhwan Solihin
  • Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Hikmatul Arif
  • Kepala Pelaksana BPBD, Raja Darmika
  • Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Ilham Kauli

Kepala BKPSDM Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, mengatakan para peserta berpeluang menempati posisi baru maupun mengisi jabatan yang saat ini masih kosong.

"Dari enam orang ini nantinya ada yang rolling ke jabatan sesama mereka dan ada juga yang akan mengisi jabatan yang saat ini masih kosong," ujarnya. 

Saat ini terdapat beberapa posisi yang belum definitif, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata, Asisten II, Asisten III, serta Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan.

Menurut Alim, hasil job fit nantinya akan disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk mendapatkan pertimbangan teknis sebelum dilakukan pelantikan.

Uji kompetensi tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik.

Dalam arahannya, Jarmin menegaskan pejabat pimpinan tinggi pratama memiliki peran penting sebagai motor penggerak birokrasi, dan ujung tombak keberhasilan program pemerintah daerah.

Ia menyebut proses job fit bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian dari evaluasi dan penataan organisasi agar pejabat ditempatkan sesuai kompetensinya.

"Melalui proses ini, pemerintah daerah berupaya menerapkan prinsip menempatkan pejabat yang tepat pada posisi yang tepat sesuai kemampuan, pengalaman dan kebutuhan organisasi," katanya.

Jarmin mengatakan, hasil job fit nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, efektif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Menurutnya, seluruh peserta harus melihat proses tersebut sebagai ruang untuk mengevaluasi, sekaligus menunjukkan kapasitas terbaik yang dimiliki.

"Siapa pun yang nantinya ditempatkan pada jabatan tertentu merupakan hasil dari proses penilaian yang profesional dan transparan," ujarnya.

Kepada panitia seleksi dan asesor, Jarmin juga menitipkan pesan agar seluruh tahapan dilaksanakan secara objektif serta menjunjung tinggi integritas.

Ia berharap proses tersebut mampu menghasilkan pemimpin birokrasi yang berkualitas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

"Kita berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, sehingga proses ini mampu memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja pemerintahan," tuturnya. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved