Selasa, 5 Mei 2026

Anggota DPRD Solo akan Rapat di Parkiran Pakai Tikar, Imbas Gedung Dibakar Massa

Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo, mengakui bahwa pihaknya harus bekerja dengan segala keterbatasan.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
TERBAKAR - Gedung Sekretariat DPRD Solo beserta pos satpam terbakar kena sasaran amukan massa, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Aksi susulan disebut akan digelar Senin (1/9/2025). 

TRIBUNBATAM.id - Unjuk rasa berujung aksi pembakaran pada Sabtu (30/8/2025) dini hari, mengakibatkan Gedung Sekretariat DPRD Solo langsung ludes.

Sebenarnya persitiwa tersebut tidak hanya dirasakan DPRD Solo, sejumlah daerah seperti Jakarta, Surabaya, hingga Makassar merasakan hal serupa.

Meski gedung rusak parah, Anggota DPRD Solo masih melakukan aktivitas seperti biasanya.

Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo, mengakui bahwa pihaknya harus bekerja dengan segala keterbatasan.

Bahkan, Budi Prasetyo menegaskan bahwa Anggota DPRD Solo rela melakukan rapat di area parkir menggunakan tikar.

“Teman-teman DPRD berjalan 3 pansus kita siapkan rapat-rapatnya yang biasa parkir Hi-Ace di basement. Kalau tidak ada kursi menggelar tikar juga tidak apa-apa,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Selain itu, sejumlah ruangan alternatif yang tidak rusak sudah disiapkan untuk membantu aktivitas Anggota DPRD Solo.

Termasuk ruangan di kepanitiaan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), akan dimanfaatkan Sekretaris Dewan dan staf. 

Lalu terdapat ruangan fraksi hingga perpustakaan yang tidak mengalami kerusakan juga bisa digunakan sementara.

“Karena ruangan kita yang kosong yang biasa dipakai untuk rapat pansus ada 2 di bawah ruang kepanitiaan dan Bapemperda. Itu nanti yang akan kita minta ke Setwan untuk diatur sebagai sarana Setwan beraktivitas,” terangnya.

BERSIHKAN SISA KERICUHAN - Petugas tampak membersihkan sisa-sisa kerusakan dari aksi demo yang berlangsung di kawasan Gladak, Solo, pada Jumat (29/8/2025) malam. Hingga Sabtu (30/8/2025) pagi, sejumlah titik di pusat kota tampak porak-poranda akibat aksi massa yang berujung ricuh. Di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, aroma asap masih menusuk hidung, bercampur dengan debu puing yang berserakan.
BERSIHKAN SISA KERICUHAN - Petugas tampak membersihkan sisa-sisa kerusakan dari aksi demo yang berlangsung di kawasan Gladak, Solo, pada Jumat (29/8/2025) malam. Hingga Sabtu (30/8/2025) pagi, sejumlah titik di pusat kota tampak porak-poranda akibat aksi massa yang berujung ricuh. Di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, aroma asap masih menusuk hidung, bercampur dengan debu puing yang berserakan. (TribunSolo.com/Anang Ma'ru)

Baca juga: Momen 65 Pemuda Pelaku Pengerusakan Fasum di Solo Sungkeman dengan Orang Tua, Langsung Nangis

Namun, Budi tidak mengetahui secara pasti Gedung Sekretariat DPRD Solo yang terbakar akan direnovasi.

Sementara, anggaran perubahan sudah berjalan sesuai peraturan.

“Dengan anggaran yang saat ini kemarin kaitannya dengan APBD Perubahan sudah berjalan. Tanggal 28 Agustus Perwali APBD Perubahan sudah selesai,” tutur Budi.

Seluruh aktivitas sekretariat DPRD Kota Solo bakal dialihkan sementara ke ruang perpustakaan dan basement gedung dewan.

Hal tersebut imbas dari terbakarnya gedung Sekretariat DPRD Kota Solo pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved