DANA TRANSFER KE DAERAH
DBH Kota Palembang Rp 345 Miliar, Sumbang 8 Persen Ke APBD
Realisasi Dana Bagi Hasil Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan pada 2025 mencapai Rp 345 miliar, Meningkat Rp 61 Miliar dari tahun 2024
TRIBUNBATAM.id - Realisasi Dana Bagi Hasil Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan pada 2025 mencapai Rp 345 miliar, Meningkat Rp 61 Miliar dari tahun 2024 yakni sebesar Rp 284 Miliar.
Peningkatan ini menandakan meningkatnya transfer fiskal dari pemerintah pusat ke daerah.
Data DJPK Kemenkeu menyatakan, kontributor terbesar DBH Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan 2025 dari DBH PPh Pasal 21 yakni mencapai Rp 90 Miliar.
Angka ini jauh lebih besar ketimbang realisasi Hasil Perkebunan Sawit hanya Rp 2,32 Miliar .
Dana Bagi Hasil (DBH) merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka persentase tertentu untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.
Tujuan DBH adalah untuk memperbaiki keseimbangan vertikal antara pusat dan daerah dengan memperhatikan potensi daerah penghasil.
Apa saja DBH Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan?
Untuk Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, DBH terdiri atas berbagai komponen
- Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit
- DBH Cukai Hasil Tembakau
- DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota
- DBH PPh Pasal 21
- DBH PPh Pasal 25/29 OP
- DBH SDA Gas Bumi 30 persen
- DBH SDA Kehutanan - PSDH
- DBH SDA Minerba - Royalti
- DBH SDA Minyak Bumi 15 persen
- DBH SDA Panas Bumi - Iuran Produksi
- DBH SDA Panas Bumi - Iuran Tetap
- DBH SDA Perikanan
Bagaimana pengaruhnya terhadap APBD?
Dampak dana bagi hasil terhadap pendapatan APBD Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan 2025 masih kecil.
Dari realisasi pendapatan APBD Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan 2025 sebesar Rp 4.255 Miliar, DBH hanya menyumbang 8 persen.
Inilah Rincian Realisasi DBH Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan 2025
| Dana Bagi Hasil | 364,14 M | 345,98 M | 95.01 |
|---|---|---|---|
| Dana Bagi Hasil Perkebunan Sawit | 2,32 M | 2,32 M | 100.00 |
| DBH Cukai Hasil Tembakau | 0,01 M | 0,00 M | 0.00 |
| DBH PBB Bagian Daerah untuk Kabupaten/Kota | 29,47 M | 27,02 M | 91.68 |
| DBH PPh Pasal 21 | 151,18 M | 136,53 M | 90.31 |
| DBH PPh Pasal 25/29 OP | 10,77 M | 9,72 M | 90.18 |
| DBH SDA Gas Bumi 30 persen | 28,93 M | 28,93 M | 100.00 |
| DBH SDA Kehutanan - PSDH | 0,40 M | 0,40 M | 100.00 |
| DBH SDA Minerba - Royalti | 124,25 M | 124,25 M | 100.00 |
| DBH SDA Minyak Bumi 15 persen | 15,70 M | 15,70 M | 100.00 |
| DBH SDA Panas Bumi - Iuran Produksi | 0,22 M | 0,22 M | 100.00 |
| DBH SDA Panas Bumi - Iuran Tetap | 0,02 M | 0,02 M | 100.00 |
| DBH SDA Panas Bumi - Setoran Bagian Pemerintah | 0,05 M | 0,05 M | 100.00 |
| DBH SDA Perikanan | 0,83 M | 0,83 M | 100.00 |
| Dana Transfer Pemerintah ke Kepulauan Riau 2026 Anjlok Rp 1,6 Triliun, Batam Terima Terbesar |
|
|---|
| Jawa Tengah Kehilangan Dana Transfer ke Daerah 2026 Rp 869 Miliar, DAK Fisik Dicabut |
|
|---|
| Jawa Barat Kehilangan Rp 2,2 Triliun dari Dana Transfer Daerah 2026, DBH Dipangkas Rp 1,3 Triliun |
|
|---|
| Bengkulu Digelontor Dana Transfer 2026 Rp 1,4 Triliun, Turun Rp 400 Miliar |
|
|---|
| Dana Transfer ke Daerah Sumatera Selatan 2026 Turun Rp 2,2 Triliun, DBH Dipangkas Rp 1,7 Triliun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ilustrasi-mata-uang-rupiah.jpg)