Rabu, 20 Mei 2026

Semigggu Imelda Menangis di Makam Ayah, Ternyata Berisikan Jasad Orang Lain

Hasil tes DNA membongkar pemalsuan jenazah. Makam Rudi Watak ternyata berisikan orang lain. Siapa yang terlibat?

Tayang:
kompas.com/Ridho Danu Prasetyo
Imelda (51) korban pemalsuan jenazah ayahnya di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat 

"Ternyata hasil dari tes DNA dan identifikasi kerangka tulang itu menunjukkan bahwa DNA saya tidak identik dengan kerangka tulang tersebut," ungkap Imelda.

"Waktu itu ada pembanding adik kandung dari Papa saya. Jadi saya dan adik kandung Papa saya itu tidak identik DNA kami dengan DNA si kerangka tulang ini," tambahnya.

Atas temuan tersebut, Imelda menduga ada praktik rekayasa administrasi yang dilakukan oleh pihak Panti Sosial.

Ia mempertanyakan bagaimana jenazah orang tak dikenal dicatat dan dimakamkan menggunakan identitas lengkap ayahnya.

"Jadi di sini ada rekayasa. Ada rekayasa karena semua dokumen mengarah kepada Papa saya. Semua dokumen itu mengatasnamakan Papa saya," ujar Imelda.

Imelda pun menyoroti fakta bahwa dokumen-dokumen tersebut ditandatangani oleh aparatur sipil negara (ASN) yang berwenang di panti sosial.

"Ini dokumen yang dikeluarkan oleh Panti Sosial yang ada di Cipayung yang menandatangani semua dokumen ini adalah empat orang ASN," jelasnya.

Imelda pun mengaku telah melaporkan hal ini ke Inspektorat Pemprov DKI Jakarta dan Ombudsman.

"Ini semua mereka semua ini ASN. ASN itu adalah aparat. Kalau kita sebagai rakyat mendapat kasus seperti ini, pemalsuan surat, dan sebenarnya itu juga bukan atas nama Papa saya, itu bagaimana kita?" keluhnya.

Akibat ketidakcocokan DNA ini, status jenazah yang sebelumnya tertulis atas nama Rudi Watak kini berubah menjadi sosok tak dikenal atau Mr. X.

"Tadinya kerangka tulang ini dia bernama Rudi Watak. Tapi setelah proses ekshumasi dan tes DNA, dia berubah nama menjadi Mr. X," ucap Imelda.

Selain mencari keadilan untuk ayahnya yang asli, Imelda juga merasa prihatin dengan nasib jenazah Mr. X tersebut yang identitasnya dihilangkan dan diganti dengan nama ayahnya.

"Saya mengerti apa yang sekarang ini mungkin anak istrinya (Mr. X) juga sedang mencari dia. Tapi kehilangan jejak, karena namanya dari awal itu sudah dikasih nama Rudi Watak," ujarnya.

Ia yang pernah merasa frustasi kehilangan ayahnya pun tak ingin ada keluarga lain yang bernasib sama seperti dirinya.

"Makanya saya juga berharap supaya dengan menindaklanjuti laporan saya, bisa juga dicari tahu siapa ini warga negara Indonesia ini yang menjadi peran pengganti, jadi Mr. X, jadi Rudi Watak yang palsu," ucap dia.

"Saya secara kemanusiaan juga, saya terbebani, kasihan ini kerangka tulang ini juga enggak ada identitasnya," sambungnya.(*)

Pem

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/01/25/11162491/kisah-imelda-seminggu-tangisi-makam-ayah-yang-hilang-ternyata-jasad-orang?page=all#page3.

 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved