Kamis, 23 April 2026

PERANG AMERIKA VS IRAN

Sosok Mojtaba Kabarnya Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru setelah Khamenei Gugur Diserang AS-Israel

Sebagai pengganti Khamanei, ternyata adalah putranya yaitu Mojtaba Hosseini Khamenei.

Editor: Khistian Tauqid
Istimewa/Kremlin
PERNYATAAN IRGC - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Pemerintah Iran dan Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC mengeluarkan pernyataan resmi atas kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Sebagai pengganti Khamanei, ternyata adalah putranya yaitu Mojtaba Hosseini Khamenei. 

Berikut semua yang perlu Anda ketahui tentang keluarganya dan kekayaan bersihnya.

Mojtaba Hosseini Khamenei dikabarkan jadi Pemimpin Tertinggi Iran
CALON PENGGANTI - Mojtaba Hosseini Khamenei dikabarkan jadi Pemimpin Tertinggi Iran pengganti Ali Khamenei. Dia dikenal raja properti di Iran dan kaya raya.

Baca juga: Khamenei Tewas Dibom Jet Israel saat Pimpin Rapat, Ternyata Sudah Diintai CIA Berbulan-bulan

Istri dan keluarga Mojtaba Khamenei

Mojtaba menikah dengan Zahra Haddad-Adel.

Dia adalah putri dari Gholam-Ali Haddad-Adel, seorang politikus konservatif Iran dan mantan Ketua Parlemen.

Keduanya dilaporkan menikah pada tahun 2004.

Zahra dilaporkan tewas pada tahun 2026, ketika AS dan Israel menyerang Iran.

Mereka dilaporkan memiliki tiga anak bersama, meskipun tidak banyak detail yang tersedia tentang anak-anak tersebut.

Kekayaan bersih Mojtaba Khamenei

Mojtaba dikenai sanksi oleh AS pada tahun 2019. 

Namun, sebuah laporan Bloomberg menemukan bahwa ia masih berhasil membangun kerajaan properti global dan menyalurkan dana, yang dilaporkan mencapai miliaran dolar, ke pasar barat.

Kekayaan bersih Mojtaba yang sebenarnya tidak diketahui, tetapi beberapa sumber menunjukkan bahwa ia adalah seorang miliarder.

Ia dilaporkan mengelola kerajaan investasi yang sangat besar.

Kekuatan finansialnya dilaporkan telah mencakup rekening bank Swiss, dan bahkan sebuah properti mewah di Inggris senilai lebih dari $138 juta, menurut laporan publikasi tersebut.

Ben Cowdock, seorang kepala investigasi senior di Transparency International UK, mengkritik investasi Mojtaba di Inggris.

“Semakin jelas bahwa mereka yang dekat dengan para pemimpin politik Iran telah berinvestasi besar-besaran di Inggris. Pasar properti kita seharusnya tidak berfungsi sebagai kotak penyimpanan aman bagi kroni-kroni yang membiayai rezim represif.”

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved