PERANG AMERIKA VS IRAN
Donald Trump Klaim Menang Lawan Iran
Bahkan Trump akan menyerang Iran dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Klaim pasukan Iran lumpuh
Ringkasan Berita:
- Perang Amerika vs Iran
- Donald Trump klaim menang
- Sebut pasukan Iran lumpuh
TRIBUNBATAM.id - Presiden Amerika Serikat, Donlad Trump sesumbar akan menghancurkan Iran. Bahkan Trump akan menyerang Iran dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Pernyataan ini disampaikannya dalam pidato pertama sejak perang di Iran dimulai, Rabu (31/3/2026).
“Kami akan terus berupaya hingga tujuan kami sepenuhnya tercapai. Berkat kemajuan yang telah kami raih, saya dapat mengatakan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan semua tujuan AS dalam waktu singkat, sangat singkat,” kata Trump, dikutip dari Al Jazeera.
"Kami akan menyerang mereka dengan sangat keras dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Kami akan membawa mereka kembali ke zaman batu tempat mereka seharusnya berada," sambungnya
Menurutnya, perubahan rezim di Iran bukan tujuan AS untuk menyerang negara itu.
Pasalnya, perubahan rezim di Iran sudah terjadi seiring terbunuhnya pemimpin tertinggi Ali Khamenei dalam serangan hari pertama 28 Februari. Trump juga memperingatkan Iran akan serangan terhadap pembangkit listrik jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.
“Jika selama periode waktu ini tidak ada kesepakatan yang tercapai, kami akan mengincar target-target utama," tegas dia. "Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai, kami akan menyerang setiap pembangkit listrik mereka dengan sangat keras, dan mungkin secara bersamaan,” sambungnya.
Klaim Pasukan Iran Lumpuh
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim bahwa misi militer AS di Iran sudah mendekati garis finis.
Dalam pidato nasional yang disiarkan langsung pada Rabu (1/4/2026) malam, Trump menyatakan bahwa target-target strategis utama dalam konflik yang telah memasuki minggu kelima ini hampir sepenuhnya tuntas.
Trump merinci bahwa operasi gabungan yang dilancarkan sejak akhir Februari telah berhasil menghancurkan aset vital Teheran, mulai dari kekuatan udara hingga program strategis Iran.
"Malam ini, saya dengan senang hati menyampaikan bahwa tujuan-tujuan strategis inti ini hampir selesai," katanya.
"Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini dan kita akan menyelesaikannya dengan sangat cepat. Kita sudah sangat dekat," sambungnya.
Meski mengeklaim kemenangan sudah di depan mata, Trump menegaskan bahwa serangan AS ke Iran tidak akan berhenti.
Bahkan, dalam dua hingga pekan ke dapan, militer AS akan menyerang Iran lebih keras. "Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini dan kita akan menyelesaikannya dengan sangat cepat. Kita sudah sangat dekat," tambahnya.
| Trump Umumkan Gencatan Senjata Secara Sepihak, Iran Tetap Skeptis dan Berikan Syarat |
|
|---|
| Militer Amerika Sergap Kapal Tanker Iran, Perundingan Damai Terancam Batal |
|
|---|
| Dua Kapal Pertamina Belum Lolos Selat Hormuz |
|
|---|
| Kapal Perang Amerika Terdeteksi di Selat Malaka, Buru Semua Kapal Iran di Seluruh Dunia |
|
|---|
| Punya Dana 100 Miliar Dolar, Iran Minta Syarat Cairkan Aset yang Dibekukan untuk Gencatan Senjata? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0204_Donald-Trump.jpg)