Jumat, 17 April 2026

PERANG AMERIKA VS IRAN

Perundingan Amerika dan Iran Deadlock, Donald Trump Santai Nonton UFC

Ketika perundingan antara Amerika dan Iran berjakan alot dan berakhir deadlock, Donald Trump justru asyik nonton pertandingan UFC

Tribun Batam/Foto tangkapan layar Youtube UFC
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berada di Miami asyik menonton pertandingan UFC pada Sabtu (11/4/2026) malam waktu setempat. 

“Kita telah mengalahkan mereka secara militer.”

Yang terdengar sangat mirip dengan semua yang telah dia katakan sebelum negosiasi dimulai.

Realitas politik yang dihadapi Trump suram, sama seperti realitas ekonomi yang dihadapi warga Amerika yang tampaknya semakin memburuk.

Inflasi meningkat. Harga bensin menggerogoti gaji warga Amerika, akibat langsung dari perang yang diperintahkan  Trump.

Presiden telah menanggapi tekanan tersebut dengan menyerang para kritikusnya dan mengancam lawan-lawannya.

Perundingan buntu

Perang antara Iran vs Amerika berpeluang berlanjut. Perundingan antara Amerika dan Iran tanpa kesepakatan damai.

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengatakan, delegasi Iran telah menolak persyaratan yang diajukan Washington.

Vance mengatakan tidak ada kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang secara permanen setelah pembicaraan panjang di Islamabad, Pakistan.

“Kami telah melakukan ini selama 21 jam, dan kami telah mengadakan sejumlah diskusi substantif dengan pihak Iran. Itu kabar baiknya,” kata Vance dalam konferensi pers di Islamabad. “Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan,” sambung dia.

Ketika ditanya apa syarat-syarat yang ditolak Iran, Vance mengatakan, Iran tidak berkomitmen untuk meninggalkan senjata nuklir setelah negosiasi selama berjam-jam antara kedua negara berakhir tanpa kesepakatan.

“Faktanya, kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya mendapatkan senjata nuklir, dan mereka tidak akan berupaya mendapatkan alat-alat yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat memperoleh senjata nuklir,” tegas Vance.

"Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat," kata Vance dikutip dari Reuters, Minggu (12/4/2026) pagi.

 "Jadi kita kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan. Kita telah menjelaskan dengan sangat jelas apa batasan kita."

Vance mengatakan bahwa ia berbicara dengan Presiden AS Donald Trump sebanyak enam kali selama pembicaraan tersebut.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Asyik Nonton UFC Saat Perundingan AS Vs Iran Berakhir Buntu

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved