Nasib Oknum Polisi Todong Senpi ke Tukang Pangkas, Ditangani Propam
Rupanya empat orang yang terlibat penodongan bukan semuanya polisi, melainkan 2 warga sipil. Sudah dilakukan penempatan khusus
TRIBUNBATAM.id - Bagaimana kabar polisi yang menodongkan pistol ke tukang pangkas di Medan? Rupanya empat orang yang terlibat penodongan bukan semuanya polisi, melainkan 2 warga sipil.
Dua orang personel yang terlibat dilakukan penempatan khusus (Patsus) di Bid Propam Polda Sumut.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan belum bisa merinci identitas, maupun sanksi kepada personel tersebut.
Ia menyebut, pihaknya sudah merespon dan bertindak dugaan personel melakukan pelanggaran.
"Bahwa personel yang melakukan pelanggaran akan diproses,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (17/4/2026).
Mengenai 2 warga sipil yang terlibat, Ferry mengatakan sedang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum.
Meski demikian, belum diungkap apakah keduanya sudah ditahan atau belum.
Ferry juga belum membeberkan apakah pistol yang dipakai senjata api sungguhan atau bukan.
"Kalau yang sipil ditangani Krimum,"ungkapnya.
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram aksi sekelompok orang yang mengaku oknum polisi melakukan intimidasi dan menganiaya karyawan potong rambut.
Tak hanya itu, diduga oknum polisi tersebut juga menodongkan senjata api kearah salah satu karyawan pangkas.
Salah seorang korban, Viky Ndruru mengungkap peristiwa penganiyaan dan penodongan pistol yang dialami di tempat ia bekerja.
Baca juga: 2 Polisi Kakak Beradik Todongkan Senjata ke Tukang Pangkas, Teman Korban Dianiaya Hingga Babak Belur
Kejadian ini terjadi di tempat tukang pangkas kjr 99, di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 02.06 WIB.
Saat itu, Viky bersama temannya berboncengan sepeda motor baru saja pulang dari rumah saudara di Helvetia.
Sesampainya di simpang lampu merah Glugur darat, tepatnya di Jalan Bambu, Viky bersama temannya diikuti oleh sekelompok orang berjumlah 4 orang yang mengaku sebagai oknum polisi, mengendarai tiga sepeda motor.
| Realisasi Belanja APBD Medan 2026 Rp 781 Miliar, 51 Persen untuk Belanja Pegawai |
|
|---|
| Kasus Kematian Bripda Natanael Simanungkalit, 4 Oknum Polisi di Batam Sidang Etik di Polda Kepri |
|
|---|
| Kasus Kematian Bripda Natanael, Tersangka Akan Dijerat Pasal Penganiayaan |
|
|---|
| 2 Polisi Kakak Beradik Todongkan Senjata ke Tukang Pangkas, Teman Korban Dianiaya Hingga Babak Belur |
|
|---|
| Rusun Polda Kepri Dijaga Ketat terkait Kematian Bripda Natanael, Akses ke Lokasi Ditutup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Oknum-Polisi-menodongkan-senjata-api-kepada-pekerja-pangkas-rambut-di-Medan.jpg)