'Saya Sudah Capek' Suara Parau Nadiem Makarim sambil Menangis
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sembari menundukkan kepala untuk menutupi tangisannya. Ia mengaku lelah. Suaranya parau terdengar
Ringkasan Berita:Korupsi laptop ChromebookNadiem Makarim menangisKerugian negara Rp 2,1 triliun
TRIBUNBATAM.id - "Saya tuh kepingin, saya hanya mau ini berakhir. Saya sudah capek." Itulah yang diucapkan Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim sembari menundukkan kepala untuk menutupi tangisannya.
Dengan pengawalan petugas kejaksaan, Nadiem berjalan dari ruang sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (21/4/2026) sekira pukul 12.00 WIB.
Mengenakan kemeja batik lengan panjang warna krem, penampilan mantan menteri ini kini kontras karena dibalut rompi merah muda khas tahanan Kejaksaan.
Di sela-sela momen tersebut, Nadiem sempat memberikan pernyataan emosional mengenai kasus yang melilitnya.
Nadiem menegaskan bahwa program pengadaan laptop Chromebook dan sistem CDM di era kepemimpinannya bukanlah program yang menghasilkan kerugian negara. Sebaliknya, ia mengklaim program tersebut justru menghemat anggaran.
"Program ini bukan program yang menghasilkan kerugian, tapi malah penghematan anggaran karena yang dipilih lebih murah dari harga pasar, yang software-nya gratis," kata Nadiem kepada wartawan di lokasi, Selasa.
Dengan suara yang mulai parau, Nadiem menyebut kasus yang menjeratnya merupakan sebuah ironi.
Ia merasa terpukul karena niat awalnya mengajak kaum muda masuk ke birokrasi untuk membersihkan praktik korupsi justru berujung pada tuduhan serupa.
Nadiem sempat menghentikan pembicaraannya sejenak guna menahan tangis yang hampir pecah. Namun, kesedihan mendalam tampak jelas dari raut wajahnya.
"Nah, ini mungkin paradoks, ironi dalam kasus ini. Bahwa anak-anak muda yang mau masuk, mau membersihkan unsur-unsur korupsi, malah yang akhirnya dituduh korupsi," ucap Nadiem sambil terisak.
Lebih lanjut, Nadiem mengaku sangat lelah menghadapi ujian hukum yang menyeret namanya. Ia pun secara terbuka mengungkapkan keinginannya agar perkara ini segera tuntas.
"Saya tuh kepingin, saya hanya mau ini berakhir. Saya sudah capek," ucap Nadiem sembari menundukkan kepala untuk menutupi tangisannya.
Ungkapan "capek" tersebut muncul setelah Nadiem menjalani akumulasi proses hukum selama hampir satu tahun.
Nadiem telah melewati 10 bulan proses hukum sejak pemeriksaan perdana di Kejagung, termasuk beban mental menjalani tujuh bulan masa penahanan.
| Ditahan Kasus chromebook, Wajah Nadiem Makarim Tegang, Tuhan Akan Melindungi Saya |
|
|---|
| SMPN 31 Batam Sudah 4 Tahun Gunakan Chromebook Bantuan Kemendikbudristek RI |
|
|---|
| Dua SDN di Anambas Dapat Laptop Chromebook Kemendikbudristek, Akui Permudah Proses Belajar |
|
|---|
| Bantuan Laptop Chromebook Sampai SMPN 3 di Natuna, Mayoritas Rusak, Kepsek Ungkap Kendalanya |
|
|---|
| Daftar SMPN Batam Penerima Laptop Chromebook Bantuan Kemendikbudristek |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2104_Nadiem-Makarim.jpg)