Senin, 18 Mei 2026

Konsumsi Pil Sapi, Pria Paruh Baya Nyaris Dihakimi Massa usai Lecehkan Perempuan

Penggunaan pil sapi meresahkan. Seorang pria paruh baya berinisial H (53) nyaris menjadi amukan massa gara-gara melecehkan seorang perempuan

Tayang:
Tribun Solo/tribun solo
DUGAAN PELECEHAN - Seorang pria paruh baya berinisial H (53), warga Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, nyaris menjadi sasaran amuk warga setelah diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap seorang wanita di kawasan Taman Bendungan Tirtonadi Solo, Kamis (23/5/2026). Peristiwa ini terjadi saat korban sedang berada di sekitar lokasi untuk membeli minuman. 

Aksi itu justru membuatnya terjatuh dan mengalami luka lecet di bagian pipi dan kening.

Dari hasil interogasi awal, polisi menduga pelaku berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang jenis pil sapi, yang juga diperkuat oleh keterangan warga yang mengenalnya.

Kini, pelaku telah diamankan di Mako Polresta Surakarta dan diserahkan ke Sat PPA PPO untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Apa itu pil sapi?

Pil Sapi sebenarnya adalah sebutan jalanan atau nama slang untuk obat keras jenis Trihexyphenidyl (THP). 

Dalam dunia medis, obat ini seharusnya digunakan untuk mengobati gejala penyakit Parkinson atau efek samping obat antipsikotik (gejala ekstrapiramidal).

Penyebutan "Pil Sapi" muncul karena efeknya yang membuat pemakainya merasa tenang hingga "teler" atau bengong layaknya sapi, serta harganya yang relatif sangat murah sehingga sering disalahgunakan oleh kalangan remaja dan pekerja kasar.

Kategori dan Penggolongan Obat
Secara hukum dan medis, Trihexyphenidyl masuk ke dalam kategori:

Obat Keras (Daftar G): Obat ini ditandai dengan lingkaran merah dengan huruf "K" di dalamnya. Artinya, obat ini wajib menggunakan resep dokter dan hanya boleh dijual di apotek resmi.

Psikotropika Golongan IV (Dalam beberapa konteks penegakan hukum): Meski secara farmakologi masuk kategori obat keras, penyalahgunaannya sering ditindak tegas karena efek ketergantungan dan kerusakan saraf yang ditimbulkannya mirip dengan narkotika.

Apa bahanya pil sapi?

Penggunaan Pil Sapi tanpa pengawasan medis sangat berbahaya karena bekerja langsung pada sistem saraf pusat.

Efek Jangka Pendek
Euforia dan Halusinasi: Merasa sangat tenang, senang berlebihan, atau melihat/mendengar sesuatu yang tidak ada.

Kebingungan (Confusion): Sulit berkonsentrasi dan bicara tidak nyambung.

Fisik: Mulut kering, penglihatan kabur, jantung berdebar kencang (palpitasi), dan pusing hebat.

Efek Jangka Panjang
Kerusakan Otak Permanen: Melemahnya daya ingat (pikun di usia muda) dan menurunnya fungsi kognitif.

Gangguan Mental: Memicu psikosis, kecemasan akut, dan depresi berat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved