Hotman Paris Geram, Minta Prabowo Copot Menteri HAM Natalius Pigai, Bubarkan Saja !
Hotman Paris murka. Pengacara kondang itu meminta Presiden Prabowo Subianto membubarkan Kementerian HAM.
Video tersebut pun dengan cepat menyita perhatian warganet dan memancing beragam tanggapan di media sosial.
Sebagian publik mendukung kritik tersebut, sementara lainnya menilai pernyataan Hotman terlalu keras terhadap lembaga negara.
Singgung soal Anggaran
Dalam orasinya, Hotman Paris mempertanyakan kualitas dari figur pembantu presiden tersebut.
Pria yang kerap berpenampilan nyentrik ini menyayangkan sikap sang menteri yang menurutnya lebih sering melontarkan pernyataan tidak bermutu di ruang digital alih-alih menyelesaikan sengkarut persoalan kemanusiaan di lapangan.
Ia menegaskan, keluhan yang disuarakannya bukan tanpa dasar.
Hotman membandingkan kinerja kementerian tersebut dengan realitas ribuan kasus pelanggaran HAM berat di berbagai daerah yang dinilainya luput dari perhatian pemerintah.
"Ribuan pelanggaran kasus Hak Asasi Manusia (HAM) yang sangat berat. Coba tanya, siapa nama Menteri HAM itu, apa yang sudah ia perbuat? Omongannya tidak pernah bermutu di media sosial, itu melukai hati rakyat," cetusnya ketus.
Menurut Hotman, pembubaran Kementerian HAM merupakan langkah rasional karena fungsi pengawasan dan penanganan Hak Asasi Manusia sebenarnya sudah diakomodasi oleh banyak lembaga negara lain yang sudah ada sebelumnya.
"Kan menyangkut hak asasi sudah banyak lembaga lain yang juga menangani, banyak lembaga lain. Lembaga ini, lembaga ini, pusing saya melihatnya, kebanyakan. Ya, sekali lagi copot Menteri HAM! Saya pribadi tidak setuju sebagai warga pembayar pajak. Jangan pakai uang rakyat membiayai menteri dengan kualitas seperti itu," tambahnya lagi.
Tahun 2026, pemerintah mengalokasikan Rp 161 miliar untuk Kementerian HAM.
Bandingkan dengan Tim Hotman 911
Guna membuktikan kritiknya, Hotman Paris membeberkan bahwa penanganan kasus-kasus yang menyentuh hak dasar rakyat kecil justru lebih banyak diselesaikan oleh tim hukum swasta miliknya, Hotman 911, tanpa menggunakan fasilitas negara.
Ia mencontohkan langkah konkret hari ini, di mana dirinya menerjunkan sebanyak 10 personel kuasa hukum ke Mataram, Lombok.
Tim tersebut diutus khusus untuk memberikan pendampingan hukum cuma-cuma bagi seorang pemuda dari keluarga kurang mampu yang tersandung kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap kekasihnya.
Hotman menilai tuduhan itu janggal karena murni didasarkan pada asumsi tanpa didukung fakta dan saksi yang kuat.
| Kapolda Lampung Perintah Tembak di Tempat, Menteri Pigai : Tidak Boleh, Bertentangan HAM |
|
|---|
| Besok Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Dwi Putri di Batam, Tim Hotman Paris Buka Suara |
|
|---|
| Perjuangan Belum Berakhir, Ini Kata Ayah Fandi Usai Bertemu Hotman Paris Soal Kasus 2 Ton Sabu |
|
|---|
| Penjual Es Gabus Dianiaya saat Diinterogasi Polisi dan TNI, Hotman Paris Siapkan Kuasa Hukum Gratis |
|
|---|
| Tim Hotman Paris Kumpulkan Bukti Pendukung Kematian Dwi Putri di Batam, Ada Dua Saksi Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0206_Hotman-Paris.jpg)