Driver Ojol Culik Bocah 7 Tahun
Bocah Diculik saat Bermain, Dicekik hingga Pingsan sebelum Dibuang ke Parit
Kasus driver ojol culik bocah berusia 7 tahun di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, mengungkap rangkaian peristiwa memilukan.
TRIBUNBATAM.id - Kasus driver ojol culik bocah berusia 7 tahun di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, mengungkap rangkaian peristiwa memilukan.
Muhammad Royyan Prasetyo atau Royyan, bocah asal Kecamatan Sangatta Utara, diduga dibujuk pelaku menggunakan kegemarannya memancing sebelum akhirnya dibawa pergi.
Royyan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dua hari kemudian.
Polisi telah menangkap pria berinisial MY (32). Di balik hilangnya Royyan, polisi menemukan dugaan motif ekonomi yang melatarbelakangi aksi nekat MY.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Mahakam Polda Kalimantan Timur pada Kamis (4/6/2026).
Konferensi pers dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro dan turut dihadiri Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim Kombes Pol Jamaluddin Farti, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, serta Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto.
Bagaimana kronologi penculikannya?
- Royyan di rumah bersama keluarga di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Senin 1 Juni 2026 pukul 19.00 WITA
- Ibunda korban sempat hendak membuang sampah tidak jauh dari rumah usai menunaikan salat Magrib.
- Royyan enggan ikut ibu, pilih bermain bersama teman
- Pelaku sudah mengintai sejak siang hari
- Pelaku kemudian mendekati Royyan dan memanfaatkan kegemaran korban memancing. Dengan cara itu, pelaku mengajak Royyan pergi memancing.
Upaya pencarian
Ketika ibunya kembali setelah membuang sampah, Royyan sudah tidak berada di rumah maupun di sekitar lokasi bermainnya.
Keluarga langsung melakukan pencarian dengan menyisir lingkungan sekitar. Warga, pengurus RT, dan kerabat turut membantu mencari keberadaan korban hingga malam hari.
Pencarian dilakukan di berbagai lokasi, mulai dari jalan lingkungan, parit, kolong bangunan, hingga sumur-sumur di sekitar permukiman. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah sejumlah teman korban mengaku melihat Royyan dibawa seorang pria menggunakan sepeda motor matik. Pria tersebut disebut mengenakan helm merah dan jaket transportasi online.
Informasi itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan tersebut, Tim Gabungan Polres Kutai Timur segera melakukan penyelidikan.
Polisi memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, serta melakukan analisis digital untuk melacak identitas pelaku.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim Kombes Pol Jamaluddin Farti menjelaskan keberhasilan mengungkap kasus ini merupakan hasil kombinasi penyelidikan lapangan dan teknologi informasi.
"Berawal dari olah TKP awal di rumah korban, kemudian pemeriksaan saksi-saksi yang melihat kejadian. Dari hasil penyelidikan terkait IT juga didapatkan profiling yang bersangkutan. Setelah kita profiling dan dicocokkan dengan keberadaannya di TKP awal, tergambar bahwa yang bersangkutan kemungkinan besar adalah pelaku," jelas Jamaluddin.
| Minta Tebusan Rp200 Juta, Driver Ojol Penculik dan Pembunuh Bocah 7 Tahun Ternyata Terlilit Utang |
|
|---|
| Driver Ojol Culik Bocah 7 Tahun, Minta Tebusan Rp 200 Juta, Korban Dibunuh Sebelum Uang Diberikan |
|
|---|
| Aksi Sadis Driver Ojol Culik Bocah 7 Tahun, Korban Dicekik Hingga Lemas dan Ditenggelamkan |
|
|---|
| Driver Ojol Culik Bocah 7 Tahun dan Minta Uang Tebusan, Tapi Korban Ditemukan Tewas Dalam Parit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Driver-Ojol-jadi-Pelaku-penculikan-bocah-7-tahun.jpg)