TAG
Pembunuhan Sadis
-
Bayaran menggiurkan itu datang dari tersangka utama berinisial JP. Perencanaan dimulai pada 17 Agustus 2025, saat JP mendatangi Serka N di rumahnya.
Rabu, 17 September 2025
-
Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, mengonfirmasi insiden yang merenggut nyawa prajurit TNI tersebut.
Senin, 15 September 2025
-
Warga pun panik dan waspada, khawatir pelaku yang masih berkeliaran bisa melukai orang lain.
Sabtu, 13 September 2025
-
Postingan itu membuat keluarga dan kerabat kaget bukan main. Sebab, beberapa jam kemudian, sang ayah mertua
Jumat, 12 September 2025
-
Setelah melakukan aksi keji tersebut, pelaku diduga mencoba mengakhiri hidupnya sendiri. Saat ini, kondisinya kritis dan dirawat di rumah sakit.
Kamis, 11 September 2025
-
Seorang pria bernama IQ (24) tega menghabisi nyawa istrinya, IN (24), dan buah hati mereka, AK, yang baru berusia 8 bulan.
Kamis, 11 September 2025
-
Korban diketahui bernama Suryati (65) ditemukan tewas dengan luka gorokan di leher. Yang membuat warga terperanjat, pelaku tak lain adalah
Rabu, 10 September 2025
-
Warga digegerkan oleh penemuan Suryati (65), seorang ibu rumah tangga, yang tewas dengan luka mengerikan di leher.
Rabu, 10 September 2025
-
Kasus ini terungkap setelah jenazah Kusmawati ditemukan dalam kondisi telungkup di sebuah parit (bandar) Gang Kubur, Toboali, Rabu (3/9/2025) pagi.
Selasa, 9 September 2025
-
Namun kemarahanya tidak bisa dikontrol, tidak hanya menghabisi nyawa Budi, pelaku juga mengahabisi keluarga lainnya
Selasa, 9 September 2025
-
Haji Sahroni dan anak cucunya diketahui ditemukan tewas dikubur di bawah pohon nangka di rumah mereka di Kelurahan Paoman Indramayu
Senin, 8 September 2025
-
Penemuan ini berawal ketika seorang teman korban bernama Euis (40) mencoba mendatangi rumah pada Senin (1/9/2025). Dari pagi hingga sore,
Sabtu, 6 September 2025
-
Korban adalah EN (34) mengakhiri hidup setelah meracun anaknya AA (9) dan AAP (1) di kontrakannya di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran
Jumat, 5 September 2025
-
Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun, berinisial MA, meregang nyawa secara tragis pada Jumat pagi (5/9/2025), tepat saat ia hendak
Jumat, 5 September 2025
-
Pelakunya adalah RH (18), seorang remaja asal Desa Wundubite, Kecamatan Poli Polia, Kolaka Timur. Sehari-hari, RH dikenal sebagai petani
Jumat, 5 September 2025
-
Di belakangnya duduk sang adik, W (7), berpegangan erat. Tujuan mereka mulia: menuntut ilmu agama di desa tetangga,
Jumat, 5 September 2025
-
Lima jenazah keluarga Sahroni tergeletak dalam satu liang, bercampur dengan sprei, terpal berbercak darah, serta peralatan menggali seperti
Rabu, 3 September 2025
-
Saat polisi memeriksa lebih jauh, terlihat gundukan tanah mencurigakan di pekarangan. Setelah digali, muncullah
Selasa, 2 September 2025
-
Senin (1/9/2025) sore, masyarakat sekitar dikejutkan dengan penemuan lima jasad yang diyakini masih satu keluarga.
Selasa, 2 September 2025
-
Tak hanya itu, DW juga mengaku membeli satu unit helikopter senilai Rp20 miliar, lengkap dengan helipad pribadi di kampung halamannya, Rimbo
Senin, 25 Agustus 2025
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved