MASKAPAI GARUDA DI TANJUNGPINANG VIRAL
Wahyu Wahyudin Tanggapi Kabar Garuda Pamit dari Bandara RHF Tanjungpinang Kepri
Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, sebut jika alasan Garuda pamit dari Bandara RHF Tanjungpinang karena rugi, hal itu bisa disikapi lain
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Garuda Indonesia berencana menghentikan penerbangan dari Bandara RHF Tanjungpinang, dengan layanan terakhir ke Jakarta pada 9 Februari 2026
- Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, menyarankan agar Citilink menggantikan rute Garuda sementara, dan Garuda dapat kembali saat ekonomi dan pariwisata di Tanjungpinang mulai ramai
- Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mendorong peningkatan event dan promosi wisata agar pegawai dan wisatawan menggunakan Garuda dari Tanjungpinang
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kabar pamitnya maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang santer dibicarakan hingga hari ini.
Topik ini mengundang perhatian publik, termasuk dari wakil rakyat di Kepulauan Riau (Kepri). Satu di antaranya dari Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin.
"Saya kira kalau merugi, baiknya pamit tukar dengan maskapai Citilink saja, biar harga terjangkau dan tidak semakin merugi BUMN," kata Wahyu memberi tanggapan, Kamis (29/1/2026).
Ia menyampaikan, ketika sudah mulai ramai lagi ekonomi dan wisatawan ke Tanjungpinang, maka Garuda bisa mengajukan rute itu kembali.
Dari kabar hengkangnya Garuda ini, Wahyu menilai pemerintah pusat harus memperhatikan pembangunan Pulau Bintan agar lebih maju dan berdaya saing dengan Pulau Batam.
Menurutnya, Bintan sudah memiliki sektor pariwisata internasional, namun tidak didukung industri lainnya.
Jika di Pulau Bintan ada industri pelabuhan logistik internasional di Galang Batang, maka akan lebih baik.
Mengingat Singapura sudah ramai dan Batam juga padat, jika dibangun di Bintan akan lebih baik ke luar masuk barang.
Ditambah lagi, pembangunan Pelabuhan Perikanan Batu Duyung Kijang, akan makin ramai dan ekonomi bisa bangkit lagi.
"Otomatis maskapai Garuda beroperasi kembali dan maskapai lainnya tambah banyak lagi," kata Wahyu.
Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya untuk mendukung rating yang kini sudah berada di 70 persen menjadi 80 persen.
"Kita dari Pemerintah Provinsi Kepri siap mendukung langkah itu," ujarnya.
Caranya, pemerintah akan memperbanyak event di Tanjungpinang, Bintan agar wisatawan datang ke Kepri via Bandara RHF.
"Kita coba menyesuaikan Standar Satuan Harga (SSH) pegawai yang ada di Kota Tanjungpinang, dan Pemprov Kepri agar terpenuhi saat naik Garuda," kata Ansar.
| Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan ke RHF Tanjungpinang, Kadispar Kepri: Bandara Lain Juga |
|
|---|
| Dukung Maskapai Garuda, Gubernur Kepri Naikan SSH Pegawai dan Perbanyak Event di Pulau Bintan |
|
|---|
| Kabar Garuda Pamit dari Tanjungpinang Jadi Perhatian Publik, Wakil Gubernur Kepri: Saya Cek Dulu |
|
|---|
| Pengelola Bandara RHF Siapkan Citilink Jika Garuda Tak Lagi Terbang ke Tanjungpinang |
|
|---|
| Bandara RHF Tanjungpinang Tetap Beroperasi Normal Meski Kabar Garuda Indonesia Pamit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Wahyu-Wahyudin-67787.jpg)