Sabtu, 18 April 2026

MASKAPAI GARUDA DI TANJUNGPINANG VIRAL

Wahyu Wahyudin Tanggapi Kabar Garuda Pamit dari Bandara RHF Tanjungpinang Kepri

Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, sebut jika alasan Garuda pamit dari Bandara RHF Tanjungpinang karena rugi, hal itu bisa disikapi lain

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Istimewa
BERI TANGGAPAN - Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin angkat bicara soal kabar maskapai Garuda Indonesia pamit dari Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah Kota Tanjungpinang. 

Ringkasan Berita:

 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kabar pamitnya maskapai Garuda Indonesia dari Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang santer dibicarakan hingga hari ini.

Topik ini mengundang perhatian publik, termasuk dari wakil rakyat di Kepulauan Riau (Kepri). Satu di antaranya dari Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin.

"Saya kira kalau merugi, baiknya pamit tukar dengan maskapai Citilink saja, biar harga terjangkau dan tidak semakin merugi BUMN," kata Wahyu memberi tanggapan, Kamis (29/1/2026).

Ia menyampaikan, ketika sudah mulai ramai lagi ekonomi dan wisatawan ke Tanjungpinang, maka Garuda bisa mengajukan rute itu kembali.

Dari kabar hengkangnya Garuda ini, Wahyu menilai pemerintah pusat harus memperhatikan pembangunan Pulau Bintan agar lebih maju dan berdaya saing dengan Pulau Batam.

Menurutnya, Bintan sudah memiliki sektor pariwisata internasional, namun tidak didukung industri lainnya.

Jika di Pulau Bintan ada industri pelabuhan logistik internasional di Galang Batang, maka akan lebih baik.

Mengingat Singapura sudah ramai dan Batam juga padat, jika dibangun di Bintan akan lebih baik ke luar masuk barang.

Ditambah lagi, pembangunan Pelabuhan Perikanan Batu Duyung Kijang, akan makin ramai dan ekonomi bisa bangkit lagi.

"Otomatis maskapai Garuda beroperasi kembali dan maskapai lainnya tambah banyak lagi," kata Wahyu.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya untuk mendukung rating yang kini sudah berada di 70 persen menjadi 80 persen.

"Kita dari Pemerintah Provinsi Kepri siap mendukung langkah itu," ujarnya.

Caranya, pemerintah akan memperbanyak event di Tanjungpinang, Bintan agar wisatawan datang ke Kepri via Bandara RHF.

"Kita coba menyesuaikan Standar Satuan Harga (SSH) pegawai yang ada di Kota Tanjungpinang, dan Pemprov Kepri agar terpenuhi saat naik Garuda," kata Ansar.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved