TOPIK
Semenanjung Korea Memanas
-
Januari lalu, Presiden Donald Trump, lewat akun Twitter-nya, mengatakan, tak akan mungkin membangun ICBM
-
Berbeda dengan rudal balistik sebelumnya, kali ini rentetan senjata yang ditembakkan itu adalah jenis rudal darat-ke-kapal (land-to-ship)
-
Yachi mengatakan kepada Yang, di sela-sela diskusi mereka selama lima jam, bahwa tindakan Korut telah mencapai tingkat provokasi baru
-
Uji coba tersebut, masih menurut KCNA, dilakukan untuk mengetahui kemampuan serangan ultra-presisis terhadap posisi musuh di berbagai wilayah
-
"Peluncuran misil Korea Utara ini sangat problematik terutama untuk keselamatan pelayaran dan lalu lintas udara," ujar Suga
-
Ia juga memerintahkan produksi masal sistem senjata baru itu dan pengerahannya di seluruh negeri, demikian kantor berita Korut, KCNA
-
Misil Pukguksong-2 dalam ujicoba disebutkan mencapai ketinggian 510 km dan terbang sejauh 510 km sebelum jatuh ke laut
-
KCNA menambahkan, misil yang diuji coba itu adalah Pukguksong-2, versi darat misil kapal selam yang pernah diuji coba Pyongyang
-
Feri Mangyongbong -yang juga membawa kargo, selanjutnya akan berlayar sekali seminggu ke kota pelabuhan tersebut
-
Uji coba peluncuran rudal Korut belum lama ini menjadi topik utama diskusi dalam Konferensi PBB mengenai Perlucutan Senjata
-
Korut telah mengakui mereka memang mengetes sebuah produk senjata terbaru berupa peluru kendali tipe medium long-range
-
Telah lama, Pyongyang menyebutkan negaranya membutuhkan senjata atom untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi
-
Gedung Putih juga menyebutkan, Korut telah menjadi ancaman nyata dalam waktu yang lama
-
Diplomat senior Korut, Choe Son Hui, menyatakan bahwa Korea Utara bersedia untuk berbicara dengan Trump di bawah "kondisi yang benar".
-
Bahkan, kekuatan AS ini jauh di atas Rusia atau China karena negara itu mengeluarkan anggaran tiga kali lipat lebih besar untuk militer.
-
Pemerintah Jerman memberikan tekanan baru itu dengan maksud agar Pyongyang mau kembali ke meja perundingan
-
Batalyon Intelijen ke-524 akan dibentuk Oktober mendatang, demikian dilaporkan sebuah surat kabar Angkatan Laut Kedelapan AS
-
Tindakan ini memancing kemarahan Korea Utara. Provokasi oleh Amerika Serikat di-anggap membawa semenanjung Korea semakin dekat dengan perang nuklir
-
Dua pesawat pembom supersonik B-1B Lancer milik militer AS melakukan manuver latihan di Korsel sebagai peringatan terhadap Korut
-
Pada pekan lalu, pemerintah India mengumumkan pihaknya telah menghentikan seluruh perdagangan, kecuali untuk makanan dan obat-obatan
-
Pernyataan Trump ini hanya berselang dua hari setelah sebelumnya dia mengundang Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk datang ke Gedung Putih
-
Tidak jelas, kenapa para nahkoda kapal perang bisa menghadapi kebingungan perintah untuk serbuah armada perang besar yang menghadapi situasi perang
-
Di tengah memanasnya ketegangan nuklir Korea Utara dan Amerika Serikat, hacker atau peretas asal China menambah percikan api.
-
Secara teknis, negara itu masih dalam situasi perang dengan Korsel setelah konflik 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata, tapi bukan perjanjian
-
Trump mengatakan, sebenarnya dia ingin fokus pada masalah ekonomi dan diplomatik, namun Kim Jong-Un seakan terus menantangnya.
-
HMS Audacious adalah kapal ketujuh dari 10 kapal selam canggih yang disiapkan militer AS untuk sistem persenjataan mereka yang baru.
-
Korea Utara mengatakan, mereka sedang melakukan uji coba untuk menembak pangkalan militer Amerika Serikat di Jepang
-
Kapal induk ini berukuran 50 ribu ton, mampu mengangkut 24 jet tempur jenis Shenyang J-15 dan 12 helikopter
-
China saat ini mulai menggelar latihan pemanasan dan menguji senjata baru untuk melindungi keamanan nasionalnya, kata juru bicara Kemenhan
-
Ini merupakan percakapan telepon kedua selama pekan-pekan terakhir yang mengindikasikan adanya keprihatinan Beijing