TOPIK
Teror Bom di Samarinda
-
Di Batam sendiri, digelar aksi damai mengenang duka bom Samarinda, di Pelataran Parkiran SP Plaza Batu Aji, Batam, Kepri, Raby (16/11/2016).
-
Meski menderita luka bakar sebanyak 50 persen di tubuhnya, namun pernapasan bocah Trinity sudah ada perbaikan, dibuktikan suara tangisan Trinity
-
Iya benar itu nomor rekening istri saya. Terimakasih atas perhatian semua masyarakat untuk keluarga kami," ucap ayah Intan Marbun melalui telepon
-
"Ini bukan dendam, hanya tanda bahwa korban ingin berbuat baik kepada orang lain. Padahal, Trinity itu masih anak kecil," kata Arist Merdeka Sirait
-
"Prihatin dan bersedih atas korban karena korban kemarin. Ini juga sekali lagi memberikan kita peringatan," ujar Jusuf Kalla
-
Siapapun di balik teror tersebut mereka telah mencabut nilai-nilai kemanusian dari dalam diri mereka. Tak ada ajaran agama mengajarkan laku demikian,
-
"Kemarin yang pulang ke Indonesia setelah latihan ISIS, itu yang akan kami sasar ke depan. Polisi sudah mengetahui semuanya," kata Wiranto
-
"Pemerintah tidak boleh kalah melawan kelompok ekstrim, katakanlah tidak boleh kalah oleh preman-preman itu," tutur Uskup kepada Tribun
-
Sebagai bentuk keprihatinan, Senin (14/11/2016) malam, warga menggelar aksi seribu lilin di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.
-
Di jagat media sosial , misalnya, usai kematian bocah berusia 3 tahun tersebut, tagar #RIPIntan menjadi trending topic
-
Saat saya tiba di dekat dermaga, orang itu tidak kelihatan dan ternyata dia nyebur ke Sungai Mahakam, katanya
-
Ayah korban Anggiat Marbun yang tampak tak bisa menahan tangisnya, beberapa kali coba ditenangkan oleh menteri
-
Sedikitnya terdapat 16 orang yang diperiksa oleh kepolisian di Mapolresta Samarinda, pemeriksaan telah dilakukan sejak Minggu siang
-
Sementara korban lainnya yang juga di rawat di rumah sakit yang sama, atas nama Triniti Hutahaya (4) masih menjalani perawatan intensif di ruang PICU
-
Informasi yang beredar pelaku menceburkan diri ke sungai Mahakam setelah melakukan pengeboman
-
Situasi di Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo masih dipenuhi ratusan masyarakat dan aparat kepolisian yang menjaga lokasi
-
Pria yang diduga pelaku langsung dibawa ke kantor Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda untuk diperiksa