Novel Baswedan Alami Teror

Ternyata karena Alasan Ini Novel Baswedan Tak Bisa Dirawat di Indonesia

Rujukan agar Novel dibawa ke Singapura berasal dari tim dokter yang merawatnya saat masih di RS Jakarta Eye Center.

Ternyata karena Alasan Ini Novel Baswedan Tak Bisa Dirawat di Indonesia
TRIBUNNEWS.COM
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dibawa dengan menggunakan kursi roda saat akan diterbangkan ke Singapura dari RS Jakarta Eye Center (JEC), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/4/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan KorupsiLaode M Syarief menyebut, dokter Indonesia memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, yang disiram air keras.

Hanya saja, ada sejumlah obat yang tidak bisa didapatkan di Indonesia dan tidak mudah untuk diimpor ke dalam negeri lantaran harus mendapat izin Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Sehingga, Novel harus dirujuk ke rumah sakit di Singapura.

"Banyak yang tidak ada di Indonesia sehingga perlu dikirim (berobat) ke sana ( Singapura)," kata Laode menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR, Dwi Ria Latifah, saat rapat dengar pendapat, Senin (17/4/2017) malam.

Baca: Dikabarkan Ditangkap saat Bagikan Sembako Massal, Ini Jawaban Syaiful R Dasuki

Baca: TERUNGKAP! Satu Kali Tindakan Dokter Butuh Rp 400 Juta, Ini Alasan KPK Mengiba ke Pemerintah

Baca: Pendukungnya Diduga Bagikan Sembako? Begini Komentar Ahok

Ia mengatakan, rujukan agar Novel dibawa ke Singapura berasal dari tim dokter yang merawatnya saat masih di RS Jakarta Eye Center.

Tim tersebut menyatakan bahwa ada rekan mereka di Singapura yang memiliki peralatan medis yang lebih baik.

Masih menurut tim dokter JEC, ia menambahkan, obat tetes yang beredar di Indonesia mengandung zat pengawet.

Sementara, untuk penyembuhan Novel yang terpapar air keras tidak dianjurkan menggunakan obat seperti itu. "Kalau ditetes banyak, akan merusak mata. Sehingga diminta dibawa ke Singapura," ujarnya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help