Jika Sweeping Taksi Terjadi Lagi. Manajemen Nagoya Hill Ancam Akan Lakukan Ini

Di kawasan Nagoya Hill setidaknya ada sekitar 51 taksi yang terdata. Kerjasama ini berjalan sejak lama

Editor: Mairi Nandarson
YOUTUBE
Sopir taksi ribut 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Insiden antar sopir taksi di kawasan Nagoya Hill disesalkan pihak pengelola kawasan mal itu.

Manajer operasional Nagoya Hill Batam Haris Fadilah‎, Selasa (17/7/2017) siang mengatakan, kejadian itu bukan dari karyawan Nagoya Hill, melainkan oleh sopir taksi yang berada di kawasan Nagoya Hill.

"Kami sudah memanggil pengurus taksi yang mangkal di kawasan Nagoya Hill ini. ‎Kita panggil untuk melakukan evaluasi. Karena tidak boleh melakukan sweeping di sini," kata Haris.

Baca: Dilarang Aksi Sweeping. Jika Terjadi di Wilayah Hukumnya, Kapolsek Lubuk Baja Akan Lakukan Ini

Baca: Insiden Sweeping Taksi di Nagoya Hill Berakhir Damai di Polsek Lubuk Baja. Ini Kesepakatan Mereka

"Ini sangat tidak dibenarkan. Kami akan berikan tindakan tegas. Seandainya ini terulang lagi, bisa saja izin kerjasamanya akan kita ‎hentikan," katanya.

Di kawasan Nagoya Hill setidaknya ada sekitar 51 taksi yang terdata. Kerjasama ini berjalan sejak lama.

Sebagai patner kerja, seharusnya pihak taksi menjaga nama baik Nagoya Hill.

"Bisa saja izinnya kita cabut, karena mereka bekerjasama dengan kita. Itu hak kita, seharusnya mereka menjaga nama baik Nagoya Hill," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved