TribunBatam/

BREAKINGNEWS: Istri Poh Tjuan Terduduk Lunglai, Kebakaran Ruko di Karimun

Istri Poh Tjuan Terduduk Lunglai, Kebakaran Ruko di Karimun. Begini Kejadiannya!

BREAKINGNEWS: Istri Poh Tjuan Terduduk Lunglai, Kebakaran Ruko di Karimun
tribunbatam/elhadif putra
Suasana kebakaran ruko di Karimun, Rabu (13/9/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN- Ongah terpaksa dipapah oleh kerabatnya keluar dari toko. Wanita berbaju pink itu syok akibat kebakaran yang terjadi di ruko miliknya.

Ketika petugas berusaha memadamkan api Ongah hanya bisa terduduk lemas di kursi kasir. Ketika dibawa kerabatnya membawa keluar dari toko Ia kembali terduduk lunglai di teras toko.

Baca: Heboh! Tinjau Perusahaan di Kundur, Komisi III DPRD Karimun Klaim Alami Kejadian Tak Enak!

Baca: Polres Karimun Musnahkan Narkoba Sitaan, Kapolres Waspadai Speedboat Mesin Tiga!

Baca: Ngeri! Rombongan Kondangan di Karimun Terjatuh ke Laut, Pelantar Kayu ke Pulau Parit Jebol

Toko kelontong, milik Poh Tjuan, suami Ongah yang berada di Blok I No 6 Pasar Naga Mas, Baran, Kecamatan Meral itu terbakar pada Rabu (13/9/2017) sore sekira pukul 15.30 WIB.

Dari informasi yang dihimpun tribun, kebakaran diketahui oleh seorang warga. Poh Tjuan sendiri sedang duduk di toko yang ada di lantai I. Sedangkan Ongah sedang membuat kue di dapur.

Menurut seorang petugas pemadam kebakaran Pemda Karimun yang masuk ke dalm ruko mengatakan api berasal dari kamar yang terletak di bagian tengah lantai dua.

"Kalau melihat di dalam sepertinya akibat listrik," ujar petugas itu setelah keluar dari ruko.

Kebakaran membakar satu kamar beserta isinya. Barang-barang seperti tempat tidur, lemari serta berbagai macam barang elektronik yang cukup banyak di dalam kamar ludes.

"Yang habis satu kamar saja. Tidak sampai ke ruangan lain. Hanya dinding-dinding sudah hitam," kata petugas itu lagi.

Dari pantauan tribun, pemadam kebakaran dibantu warga sekitar berusaha memadamkan api. Selain dua unit armada damkar beberapa lori tangki milik warga juga didatangkan untuk memadamkan api.

Karena asap yang cukup tebal, petugas terpaksa masuk menggunakan oksigen. Kaca jendela di lantai dua ruko juga dipecahkan petugas untuk mengeluarkan asap.

Kapolsek Meral, AKP Badawi yang dijumpai di lokasi menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Untuk perkiraan kerugian sementara diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Kerugian bisa mencapai Rp 50 juta. Di kamarnya juga banyak barang elektronik," kata Badawi. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help