TribunBatam/

BATAM TERKINI

Pemprov Kepri Surati BP Batam Minta Pajak Air Dinaikkan. Tarif Air Bersih Segera Naik?

Permintaan agar nilai pajak air permukaan dinaikkan dari semula Rp 20 per meter kubik menjadi Rp 180 per meter kubik, kembali mencuat.

Pemprov Kepri Surati BP Batam Minta Pajak Air Dinaikkan. Tarif Air Bersih Segera Naik?
Istimewa
Ilustrasi Air bersih 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Permintaan agar nilai pajak air permukaan dinaikkan dari semula Rp 20 per meter kubik menjadi Rp 180 per meter kubik, kembali mencuat belakangan ini.

Deputi IV BP Batam, Purba Robert M Sianipar mengatakan, pihaknya memang telah menerima surat dari Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, belum lama ini.

Isi surat itu kurang lebih Pemerintah Provinsi Kepri meminta pajak air permukaan dinaikkan. Namun dengan catatan tidak boleh menaikkan tarif air kepada masyarakat.

"Kami mau tunggu kepastian dulu. Benar tidak Sekda ngomong begitu," kata Robert, Kamis (12/10/2017) di Harris Hotel Batam Center.

Jika memang demikian, dan dari Pemprov Kepri bersikeras menaikkan besaran pajak air permukaan menjadi Rp 180 per meter kubik, pihaknya tak bisa berbuat banyak.

"Kalau bersikeras minta dinaikkan, mungkin tak ada jalan lagi. Kami harus mengevaluasi tarif yang ada," ujar dia.

Baca: Kerap Dituding Sebabkan Turunnya Ekonomi Batam, Begini Isi Curhatan Kepala BP Batam

Baca: Peminjam Tak Mau Bayar Utang, Bisakah Pihak Penjamin Dituntut Secara Hukum?

Baca: NGERI! Sudah Tiga Kali Cabuli Bocah, Pria Ini Cuma Disuruh Tandatangan Surat Pernyataan

Baca: Kini, Epson Service Center Hadir di Batam. Catat Lokasinya!

"Sebab darimana dasar kami ambil uangnya? BP Batam bukan objek pajak," sambung Robert.

Dikatakan, selama ini PT Adhya Tirta Batam (ATB) sebagai mitra BP Batam dalam pendistribusian air bersih di Batam hanya mengalokasikan Rp 20 per meter kubik. Dengan asumsi nilai perolehan air sebesar Rp 200 per meter kubik.

"Jadi kalau mau naik Rp 180 harus ada penyesuaian tarif lagi, tapi kami belum sampai ke sana," ujar dia.

Jika keputusan sudah didapat, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help