Kejati Terima SPDP dari Polda Kepri Terkait Kasus Pengadaan Barang di Umrah Tanjungpinang

"Sudah kita terima lagi SPDP-nya. Yang pertama belum ada tersangkanya. Setelah kita tunggu lama baru ada dikirim kembali," ujar Feritas

Kejati Terima SPDP dari Polda Kepri Terkait Kasus Pengadaan Barang di Umrah Tanjungpinang
TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA
Asisten Pidana khusus Kejati Kepri, Feritas 

TRIBUNBATAM.Id.TANJUNGPINANG - Kejati Kepri telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Kepri.

SPDP ini merupakan yang kedua kalinya setelah SPDP pertama diterima satu bulanan lalu. Ada perbedaan SPDP pertama dan ke dua.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Feritas membenarkan SPDP telah dikirim kembali oleh Polda Kepri. ‎

Hanya saja sekarang sudah ada tersangka di SPDP tersebut.

"Sudah kita terima lagi SPDP-nya. Yang pertama belum ada tersangkanya. Setelah kita tunggu lama baru ada dikirim kembali," ujar Feritas Minggu (29/10/2017).

Baca: Wakil Rektor Umrah Tanjungpinang Ditangkap di Sebuah Hotel di Jakarta. Ini Penjelasan Polda Kepri

Baca: Pantai Bagus, Pasirnya Putih, Pemandangan Elok. Jangan Dijual Sama Orang Luar, Pesan Gubernur Kepri

SPDP sendiri hanya sebatas memberitahukan bahwa penyidik tengah melakukan proses penyidikan terhadap sebuah kasus.

Untuk selanjutnya, sesuai tahapan penyidik untuk segera melengkapi berkas penyidikan.

"Kita kan sebagai Jaksa tentunya berharap cepat proses penyidikan dengan mengumpulkan keterangan dan barang bukti segera dilaksanakan. Jadi kita tunggu proses tindak lanjut laporan dari penyidik," katanya.

Menurutnya, proses penyidikan setelah SPDP dikirim akan diterima oleh Jaksa Peneliti. Secara bertahap penyidik melengkapi berkas dan barang bukti keterangan perkara.

Mulai dari tahap pertama, tahap perbaikan hingga tahap pelimpahan barang bukti dan tersangkanya ke Kejaksaan.

Namun kata Feritas tersangka kasus pengadaan sistem informasi yang berjumlah empat orang ini ‎belum sempat ia cermati.

"Saya kemarin keburu diluar. Karena baru beberapa hari lalu saat ini saya di Jakarta. Jadi nama-nama tersangka belum tau persis," katanya.

"Pada dasarkan kita menunggu secepatnya proses penyidikanya agar kita nggak lama-lama nunggunya," ujarnya lagi. (wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help