TribunBatam/
Home »

Video

HARI PAHLAWAN NASIONAL

UNIK. Upacara Hari Pahlawan Digelar di atas Tonkang di Pulau Terluar Kabupaten Anambas

Bersempena dengan Hari Pahlawan, upacara di depan Pulau Tokong Nanas Kecamatan Siantan dilakukan dengan suasana khidmat.

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Upacara di lapangan, mungkin sudah terdengar lazim didengar.

Namun, bila melaksanakan upacara di atas tongkang di pulau terluar sepertinya terdengar tidak biasa.

Hal ini yang dilakukan Kwartir Cabang (kwarcab) Gerakan Pramuka  Kabupaten Kepulauan Anambas bersama instansi vertikal.

Baca: Ini 6 Pahlawan yang Gugur di Usia Muda. Kids Zaman Now Wajib Tahu Kisah Pilu Perjuangan Mereka

Baca: RESMI! Sultan Mahmud Riayat Syah Jadi Pahlawan Nasional Asal Kepri

Baca: Gubernur Nurdin Ingin Sultan Mahmud Riayat Syah Jadi Motivasi Bangkitkan Kejayaan Bahari

Bersempena dengan Hari Pahlawan, upacara di depan Pulau Tokong Nanas Kecamatan Siantan dilakukan dengan suasana khidmat. 

Tidak gampang bagi seluruh peserta upacara untuk bisa menuju lokasi.

Penuh perjuangan dan aral yang harus dilewati, seprti ombak lau, peserta masuk, dan juga penyesuaian jadwal.

Rombongan pun, bahkan berangkat sejak pukul setengah enam pagi untuk berangkat ke pulau terluar yang berbatasan dengan Negara tetangga tersebut.

‎"Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan upacara di sini (Pulau Tokong Nanas,red) sudah dilaksanakan," ujar Kepala Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra Jum'at (10/11/2017). 

Ia turut senang karena bisa merasakan bagaimana harus berjuang untuk menuju lokasi.

Baca: Plakat Sultan Mahmud Riayat Syah Diarak Keliling Tanjungpinang dan Lingga

Sedangkan kegiatan ini, kata dia, tak lain sebagai upaya untuk mengenang pahlawan sekaligus menyerukan kepada warga untuk selalu menjaga NKRI walau di perbatasan.

"Melalui langkah ini, kami harapkan dapat mengetuk dan menyerukan ke seluruh komponen untuk bersama menjaga kedaulatan Republik Indonesia, apalagi daerah Anambas yang terdiri dari banyak pulau," tutur dia lagi.  (tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help