Kadishub Batam Soal Taksi Online: Hampir Seluruh Daerah Hadapi Masalah yang Sama

Untuk Batam, Yusfa menilai penindakan aturan lewat penilangan maupun penahanan kendaraan berbasis aplikasi, masih menjadi solusi

Kadishub Batam Soal Taksi Online: Hampir Seluruh Daerah Hadapi Masalah yang Sama
tribunbatam/argianto da nugraha
Yusfa Hendri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Persoalan kisruh taksi online di Batam hingga saat ini belum mereda.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri tak memungkiri, persoalan ini tidak hanya terjadi di Batam.

"Hampir seluruh daerah juga menghadapi persoalan yang sama," kata Yusfa, Jumat (9/3/2018).

Baca: Soal Rencana Proyek Jembatan Babin: Pencaker Senang Ada Loker, Pedagang: Asal Jangan PHP

Baca: 450 Unit Taksi Online Ditahan Dishub Batam, Yusfa: Tilang dan Penahanan Jadi Solusi

Baca: Heboh! Aktor Tampan Lee Dong Wook Kencani Suzy! Mengejutkan Alasannya!

Karena itu, langkah-langkah solutif yang ditawarkan masing-masing daerah juga berbeda.

Untuk Batam sendiri, Yusfa menilai penindakan aturan lewat penilangan maupun penahanan kendaraan berbasis aplikasi, masih menjadi langkah solusi.

"Memang saat ini ada edaran dari Dirjen, supaya sementara ini tak dilakukan penangkapan. Tapi bagi Batam ini solusi sementara waktu yang bisa meredam, dan menciptakan situasi kondusif," ujarnya.

Jika angkutan berbasis aplikasi ini dibiarkan beroperasi tanpa izin, dikhawatirkan akan menimbulkan pergesekan yang lebih besar lagi di lapangan. Ujung-ujungnya bisa mengganggu stabilitas di daerah.

Yusfa mengatakan sejak November tahun lalu hingga saat ini, setidaknya sudah ada 450 lebih kendaraan berbasis aplikasi online yang ditilang kepolisian dan ditahan di Dinas Perhubungan.(wie)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUNBATAM edisi Sabtu, 10 Maret 2018

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved