Jadi Pemasok Barang Mewah Ilegal ke Korut, Dua Perusahaan Singapura Jadi Sorotan Dunia

Dua perusahaan yang berbasis di Singapura telah melanggar sanksi PBB karena diduga memasok barang-barang mewah ke Korea Utara.

Jadi Pemasok Barang Mewah Ilegal ke Korut, Dua Perusahaan Singapura Jadi Sorotan Dunia
tribun batam
Kantor OCN di Singapura. 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA- Dua perusahaan yang berbasis di Singapura telah melanggar sanksi PBB.

Keduanya memasok barang-barang mewah ke Korea Utara, menurut sebuah artikel BBC yang diterbitkan pada Selasa pagi (13/2/2018) dan dikutip TRIBUNBATAM.id dari Channel NewsAsia.

Informasi itu diketahui karena adanya sebuah rancangan laporan PBB yang bocor.

Kedua perusahaan oun sedang diselidiki. Keduanya adalah OCN and T Specialist, yang merupakan sister company dan memiliki direktur yang sama.

Informasi yang bocor tersebut menyebutkan kedua perusahaan memasok berbagai barang mewah ke Korea Utara, termasuk anggur dan minuman keras, sampai pada akhir Juli 2017.

Laporan PBB menambahkan bahwa "transaksinya senilai lebih dari 2 juta atau sekitar Rp 27,4 miliar" antara tahun 2011 dan 2014.

Baca: JANGAN TERTIPU, Iklan Lowongan Kerja PT PGN yang Ramai Tersebar di Medsos Ternyata HOAX!

Baca: CATAT! Biaya Haji Tahun Ini Naik Rp 345 Ribu Gegara 3 Faktor. Jatah Makan Jemaah Juga Ditambah

Dana tersebut mengalir dari rekening yang dibuat kedua perusahaan di bank Korea Utara, Daedong Credit Bank, ke rekening bank T Specialist di Singapura.

Transaksi tersebut diduga berasal dari penjualan barang di Korea Utara.

Halaman
123
Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help