Berita Karimun

Terjatuh saat Berebut Naik Kapal Tembak, Empat Penumpang KM Kelud di Karimun Batal Berangkat!

Berebut naik kapal tembak ke KM Kelud, delapan penumpang terjatuh. Empat orang terpaksa batal berangkat ke Jakarta!

Terjatuh saat Berebut Naik Kapal Tembak, Empat Penumpang KM Kelud di Karimun Batal Berangkat!
tribunbatam/elhadif putra
Kapal tembak ke KM Kelud yang buang jangkar di tengah laut di Karimun 

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN-Nahas menimpa penumpang kapal PT Pelni KM Kelud tujuan Tanjung Priok, Jakarta yang naik di Tanjungbalai Karimun, Minggu (3/6/2018) pagi.

Sebanyak delapan penumpang terjatuh akibat palka KM Oceani yang merupakan kapal tembak atau kapal angkut penumpang dari pelabuhan Domestik menuju KM Kelud yang berada di tengah laut, tiba-tiba patah sekira pukul 06.30 WIB.

Memang selama ini diketahui penumpang dari Tanjungbalai Karimun harus menggunakan kapal tembak lantaran KM Kelud tidak bisa merapat ke dermaga.

Baca: Heboh! Habis Oplas, Penampilan Buruh Ini Berubah Bak Model Korea, Sang Ibu Sampai Pangling!

Baca: Kisah Pesepakbola Sergei Litvinov! Pernah Jual Jus hingga Ditolong Jupe, Berkah Kini Mendatanginya!

Baca: Terungkap! Terancam Kapal Selam TNI, Jakarta Nyaris Dibom Australia! Tahun 1999 Hampir Perang!

Kasi Penjagaan dan Keselamatan (Gamat) Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungbalai Karimun, Syahrinaldi menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat aktivitas naiknya penumpang ke kapal tembak.

Pada hari Minggu ini penumpang ke Jakarta cukup banyak karena merupakan hari terakhir masuknya KM Kelud ke Tanjungbalai Karimun menjelang hari raya Idul Fitri, sehingga pengangkutan harus menggunakan dua kapal tembak, KM Oceani dan KM Sabar.

KM Kelud lepas sadar dari pelabuhan Batuampar dengan mengangkut penumpang menuju ke Tanjungpriok, Minggu (3/5/2018). TRIBUN/Zabur
KM Kelud lepas sadar dari pelabuhan Batuampar dengan mengangkut penumpang menuju ke Tanjungpriok, Minggu (3/5/2018). TRIBUN/Zabur (TRIBUNBATAM/ZABUR A)

"Kejadiannya saat penumpang naik ke kapal (tembak). Entah karena penumpang berebut karena ramai tiba-tiba tiga keping papan palka jatuh. Delapan penumpang jatuh ke dalam kapal. Dalamnya jatuhnya itu sekitar dua meter," kata Syahrinaldi yang dikonfirmasi Tribun.

Ke delapan penumpang tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun untuk dicek kesehatannya oleh petugas KSOP dan PT Pelni.

Tidak ada luka yang serius dialami penumpang. Namun dari delapan penumpang, hanya empat yang kembali diantarkan ke KM Kelud untuk melanjutkan perjalanan. Sementara empat lainnya tidak jadi berangkat.

"Mungkin karena masih syok dan keluarganya ad di sini, yang empat tidak jadi berangkat. Yang empat lagi setelah dicek kesehatannya melanjutkan berangkat pakai kapal Kelud," terang Syahrinaldi.

Kapal tembak ke KM Kelud yang buang jangkar di tengah laut di Karimun
Kapal tembak ke KM Kelud yang buang jangkar di tengah laut di Karimun (tribunbatam/elhadif putra)

Syahrinaldi menambahkan, untuk para korban akan ditindak lanjuti oleh pihak PT Pelni. Selain itu pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

"Nanti kita akan panggil pihak kapal untuk diminta keterangan," ujarnya.

Keberangkatan KM Kelud juga tertunda karena menunggu penumpang yang dicek kesehatannya. Dimana seharusnya dijadwalkan berangkat pada pukul 07.00 WIB, namun baru meninggalkan Karimun sekira pukul 08.45 WIB.(*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help