Polres Karimun Periksa 3 Staf DPRD Karimun Terkait Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas

Sejumlah staf DPRD Karimun diperiksa Unit Tipikor Satreskrim Polres Karimun, Rabu (8/8/2018).

Polres Karimun Periksa 3 Staf DPRD Karimun Terkait Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas
Kanit Tipikor Satreskrim Polres Karimun, Iptu Binsar Samosir mengambil keterangan seorang staf DPRD Karimun, Rabu (8/8/2018). TRIBUN BATAM/ELHADIF PUTRA 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - kasus dugaan tindak pidana korupsi biaya perjalanan dinas di DPRD Kabupaten Karimun masih terus didalami penyidik Satreksrim Polres Karimun.

Hingga kini, Polres Karimun baru menetapkan satu orang tersangka yakni Bz, mantan Bendahara DPRD Karimun.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, polisi tidak melakukan penahanan terhadap Bz.

korupsi dprd karimun
korupsi dprd karimun ()

Baca: Heboh Penggeledahan Kantor DPRD Karimun, Polisi Tetapkan Seorang Tersangka. Ini Kasusnya!

Baca: Anggota DPRD Karimun Protes Penggeledahan! Ahmad: Tidak Bisa Langsung Main Bongkar!

Baca: Heboh Polisi Geledah Kantor DPRD! Wakil Ketua DPRD Karimun: Kami Hormati Proses Hukum!

Akan tetapi Polres Karimun telah mencekal Bz bepergian ke luar negeri setelah berkoordinasi dengan pihak imigrasi.

Akibatnya, Bz terpaksa harus mengurungkan niatnya menunaikan ibadah Haji ke tanah suci Mekah pada musim haji tahun ini.

"Sudah diberlakukan pencekalan. Jadi tidak bisa berangkat haji," kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara melalui Kanit Tipidkor, Iptu Binsar Samosir, Rabu (8/8/2018).

Binsar mengatakan sebanyak 70 orang sudah diambil keterangannya untuk kasus tersebut.

Mereka dominan berasal dari Anggota DPRD Karimun, staf Kantor DPRD Karimun, mantan Sekretaris DPRD Usman Ahmad serta beberapa saksi lain.

"Saksi sudah banyak. Ada yang dari staf, anggota DPRD unsur pimpinan DPRD dan Sekwan. Kami masih memeriksa ini jadi belum ke saksi ahli," ujar Binsar.

Saat ditanya mengenai adanya tersangka lain, Binsar menyebutkan pihaknya baru menetapkan satu orang saja, yakni Bz.

"Baru satu saja yang kami tetapkan sebagai tersangka," terangnya.

Dari pantauan di Unit Tipidkor Polres Karimun pada Rabu sore, tampak tiga staf DPRD Karimun dimintai keterangan.

Mereka terdiri dari seorang wanita dan dua laki-laki, mereka diperiksa terpisah di dua ruangan. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved