Anambas Terkini

Uang Calon Penumpang Pesawat Belum Dikembalikan. DPRD Akan Panggil Managemen Xpress Air

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bakal memanggil managemen Xpress Air, salahsatu maskapai komersil yang beroperasi di Anambas

Uang Calon Penumpang Pesawat Belum Dikembalikan. DPRD Akan Panggil Managemen Xpress Air
Tribun Batam/
Informasi rute penerbangan Maskapai Xpress Air di lini masa 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bakal memanggil managemen Xpress Air, salahsatu maskapai komersil yang beroperasi di Anambas.

Pemanggilan menyusul karena belum dikembalikannya uang calon penumpang yang gagal berangkat menggunakan maskapai komersil itu.

Baca: Saat Raja Arab Tiba, Jadwal Pesawat Komersial Bakal Delay 45 Menit

Baca: Gara-gara Kacang, Maskapai Ini Harus Berurusan dengan Presiden Sri Lanka

Baca: Tak Terima Dikeluarkan dari Pesawat, Seorang Penumpang Tanduk Kru Maskapai EasyJet

"Dalam waktu dekat ini akan kami panggil. Termasuk dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas," ujar Wakil Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Muhammad Da'i saat menghubungi melalui sambungan seluler Selasa (18/9/2018).

Ia menjelaskan, keluhan yang masuk mengenai belum dikembalikannya uang pembayaran tiket yang tidak jadi terbang sudah banyak masuk ke dirinya. Beberapa dari mereka, bahkan ada yang mengeluhkan belum dibayarnya pembayaran tiket tersebut sejak bulan Januari 2018 kemarin.

"Ada yang sampai rencana terbang dari bulan Januari belum juga dikembalikan uangnya. Ini yang menjadi pertanyaan kami. Yang jelas, dari sisi Undang Undang Penerbangan ini jelas salah. Kami berharap pihak maskapai bisa menjelaskan kepada calon penumpang," ungkapnya.

Ia pun memiliki langkah lain apabila pihak managemen
maskapai komersil itu tidak mengindahkan undangan yang disampaikan DPRD untuk meminta kejelasan dari maskapai itu. Ia pun tidak mengelak, hadirnya moda transportasi udara yang membuka rute Tanjungpinang-Matak dan baru-baru ini dengan rute Batam-Matak yang efektif pada 25 September 2018 ini cukup membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan tranportasi.

"Kalau memang tidak datang, ya kami yang akan datang ke Jakarta. Berkunjung ke kantor pusat mereka. Di satu sisi memang hadirnya maskapai komersil ini cukup membantu mobilitas masyarakat, khususnya yang ingin cepat sampai baik di Tanjungpinang maupun ke Anambas," bebernya.

Belum dikembalikannya uang tiket maskapai komersil ini pun, dibenarkan oleh Mulia, salahseorang calon penumpang tujuan Tanjungpinang yang memesan tiket sejak bulan Januari 2018 kemarin. Ia pun bingung dengan sikap mangemen yang terkesan diam tanpa kabar mengenai uang untuk pembelian tiket pesawat yang tidak jadi berangkat dikarenakan kondisi cuaca ketika itu.

"Kalau dibilang bingung iya juga, capek iya juga. Mau meminta uang saya saja pun susahnya bukan main. Yang jadi pertanyaan itu, dari pihak maskapai mengatakan sudah di travel agen, saya tanya ke travel agen malah diminta untuk ditanyakan ke managemen maskapai. Kok jadi dilempar seperti ini. Kondisinya bukan telat, tapi pesawatnya tidak terbang dari Matak ke Tanjungpinang karena kondisi cuaca yang buruk," keluhnya.

Dibagian lain, perwakilan managemen Xpress Air di Tanjungpinang Hari yang dikonfirmasi meminta kepada calon penumpang yang meminta pengembalian uang untuk bisa menghubungi pihak managemen dengan melampirkan kode booking penerbangan. Ia pun tidak bisa memastikan ketika disinggung mengenai berapa lama proses pengembalian uang calon penumpang itu.

"Prosesnya kami hanya menyampaikan saja ke pusat. Jadi, bisa dilampirkan kode booking calon penumpang tersebut," ujarnya seraya mengatakan kalau dirinya merupakan orang baru di maskapai tersebut.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved