Sudah Akui Perbuatannya, Pembunuh Kasir Hotel Milenium Karimun Terancam Hukuman Mati

M Syah Yudha (19), pemuda tersangka pelaku pembunuhan kasir Hotel Milenium Tanjungbalai Karimun, Ida (23) terancam hukuman mati.

Sudah Akui Perbuatannya, Pembunuh Kasir Hotel Milenium Karimun Terancam Hukuman Mati
TRIBUNBATAM.id/ELHADIF PUTRA
Syuhada (kanan), terduga pembunuhan kasir Hotel di Karimun ditangkap Sabtu (29/9/2018) malam 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - M Syah Yudha (19), pemuda tersangka pelaku pembunuhan kasir Hotel Milenium Tanjungbalai Karimun, Ida (23) terancam hukuman mati.

Setelah melakukan proses pemeriksaan, penyidik Satuan Reskrim Polres Karimun menyangkakan Yudha dengan pasal 340 jo 338 KUHP yang kurang lebih menyebutkan 'barang siapa dengan sengaja dan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan (moord), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya dua puluh tahun.

"Pasal yang diterapkan pasal 340 jo 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup," kata Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya.

Setelah dibekuk, Tim Macan Hitam Satreskrim Polres Karimun, Yudha mengakui seluruh perbuatannya.

Ia membunuh karena Ida menolak berhubungan badan dengannya.

Baca: Pembunuhan Kasir Hotel Milenium - Ingin Memperkosa, Pelaku Sering Lihat Film Porno

Baca: Ajakan Berhubungan Intim Ditolak, Pria Ini Nekat Bunuh Kasir Hotel Milenium. Begini Kronologisnya

Baca: BREAKING NEWS. Pelaku Pembunuhan Kasir Hotel di Karimun Dibekuk Polisi. Ini Identitasnya

Hengky menjelaskan, Yudha meminta Ida membersihkan kamar 202 tempatnya menginap dengan niat memperkosanya.

Namun saat berupaya melaksanakan keinginan bejatnya tersebut, Ida berontak dan berteriak.

"Tersangka kemudian membekap dengan memasukan gumpalan tisu dan rambut korban yang panjang ke dalam mulit korban. Dari arah belakang leher korban dijerat menggunakan handuk hotel serta menghantamkan pipi korban ke tembok kamar," papar Hengky menjelaskan kronologis kejadian.

Meski sempat membuka kancing celana korban, namun Yudha tidak sempat melakukan keinginannya.

Dari hasil pemeriksaan diketahui tidak ada ditemukan sperma di dalam alat vital korban.

"Setelah korban dibunuh langsung ditinggal pergi oleh tersangka," jelas Hengky.

Aksi bejat Yudha tersebut dilakukannya Sabtu (29/9/2018) ketika menginap di Hotel Milenium Tanjungbalai Karimun.

Ia dibekuk polisi di sebuah warnet sekitar empat jam setelah mayat Ida ditemukan. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved