BATAM TERKINI

Janjikan 40 Pencaker Bisa Kerja di Muka Kuning dengan Imbalan Rp 302 Juta, MS Janji Kembalikan Uang

MS, pelaku penipuan terhadap puluhan calon tenaga kerja di Sagulung yang sebelumnya sempat pulang kampung akhirnya diamankan oleh Polsek Sagulung.

Janjikan 40 Pencaker Bisa Kerja di Muka Kuning dengan Imbalan Rp 302 Juta, MS Janji Kembalikan Uang
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Para pencaker mendatangi Polsek Sagulung Rabu (28/11/2018) kemarin untuk menanyakan MS apakah sudah diamankan pihak kepolisian. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - MS, pelaku penipuan terhadap puluhan calon tenaga kerja di Sagulung yang sebelumnya sempat pulang kampung akhirnya diamankan oleh Polsek Sagulung.

"Pelakunya sudah kita amankan, sudah kita tahan, kita masih lakukan pengembangan, dan kita menghimbau kepada warga yang menjadi korban agar membuat laporan," kata Kapolsek Sagulung Akp Dwihatmoko, Senin (3/12/2018).

Dia menjelaskan dari 40 orang pelapor yang sudah diterima oleh Polsek Sagulung, total kerugian yang sudah dirasakan korban sebesar Rp 302.000 rupiah.

"Ini masih kita kembangkan, pelaku masih kita periksa secara marathon,"kata Dwihatmoko.

Baca: BERITA PERSIB - Manajemen Persib Mulai Berburu Pelatih Baru, Kontrak Mario Gomez Tak Diperpanjang?

Baca: Dibanding saat Pilpres 2014, Pemilih di Kota Batam Untuk Pemilu Serentak 2019 Berkurang 76.424 Orang

Baca: Hingga September 2,25 Juta Wisman Kunjungi Kepri, Pemprov Optimis Target Tahun Ini Tercapai

Baca: Hari Ini JPU Bakal Hadirkan Hartono Korban Pelapor saat Sidang Terdakwa Dorkas Lominori

Baca: Dikira Teroris, Hotman Paris dan Istri Ditahan Polisi Italia. Ternyata Dipicu Uang Ratusan Juta

Dia juga menjelaskan, pelaku penipuan, masih banyak tutup mulut terhadap kasus tersebut.

"Pelaku meminta agar diberikan kesempatan untuk mengembalikan semua uang yang sudah dia terima kepada para korbannya," katanya Dwihatmoko.

Dia mengatakan saat ini kasusnya masih lidik mungkin kita masih berikan kesempatan sampai beberapa hari ke depan sebelum Surat Perintah Tanda Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan," kata Dwihatmoko.

Dia mengatakan, sampai sejauh ini keluarga pelaku penipuan sedang berusaha untuk melakukan mediasi terhadap korban.

"Namun hal itu bukan menjadi penghalang bagi polisi, selama laporan tidak dicabut proses hukum akan tetap kita lanjutkan,"kata Dwihatmoko. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved