BATAM TERKINI

BPOM Kepri dan Tim Terpadu Gelar Razia Kosmetik Ilegal, Penjaga Kios Berhamburan

BPOM Kepri bersama tim terpadu melakukan sidak kosmetik ilegal di Plaza Avava, Sei Jodoh, Batam, Selasa (4/12/2018).

BPOM Kepri dan Tim Terpadu Gelar Razia Kosmetik Ilegal, Penjaga Kios Berhamburan
TRIBUNBATAM.id/DEWANGGA RUDI SERPARA
Suasana razia Kosmetik di Avava, Jodoh oleh BPOM Kepri, Selasa (4/12/2018). Dalam razia tersebut diamankan puluhan pcs kosmetik senilai ratusan juta rupiah. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - BPOM Kepri bersama tim terpadu melakukan sidak kosmetik ilegal di Plaza Avava, Sei Jodoh, Batam, Selasa (4/12/2018).

Sejumlah penjaga kios kosmetik berhamburan meninggalkan kiosnya, setelah mengetahui tim terpadu melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kosmetik.

Dari pengamatan Tribun, kios kosmetik yang berada di lantai dua plaza Avava, tadinya sempat dihuni oleh beberapa penjaga.

Dengan adanya Polisi Militer berpakaian dinas dan beberapa anggota BPOM yang melakukan penertiban terhadap kosmetik, penjaga kios tampak berhamburan meninggalkan kiosnya.

"Enggak, enggak saya cuma mau ke toilet," ujar salah seorang penjaga kios yang meninggalkan kiosnya.

Baca: Gelar Razia di Jodoh, BPOM Kepri Amankan Puluhan Ribu Pcs Kosmetik Senilai Ratusan Juta Rupiah

Baca: CPNS 2018 - Nama Peserta Tes SKB Murni Ditentukan Panselnas, Pemko Batam Jamin Tak Ada Kecurangan

Baca: BREAKINGNEWS. Demo Pertamina, Sejumlah Mahasiswa Mandi Tepung & Bawa Jeriken. Ini Tuntutan Mereka

Baca: Pemko Batam Turunkan Alat Berat, Normalisasi Parit di Jalan Diponegoro Mulai Rampung

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan memaparkan, penertiban kosmetik ilegal diselenggarakan terpadu bersama dengan stakeholder lainnya.

"Ada dari Polda Kepri, Denpom, Pemerintah daerah dan juga dari BPOM sendiri," jelasnya.

Kegiatan penertiban ini merupakan komitmen BPOM dalam memutus rantai suplai kosmetik ilegal yang berada di Kepri, khususnya kota Batam.

"Ini kami lakukan serentak secara nasional, bentuk komitmen BPOM untuk melindungi masyarakat dari kosmetik ilegal yang ada di Kepri khususnya Batam. Karena dari daerah lain itu sifatnya hanya sedikit saja. Pusatnya itu di Batam dan Tanjungpinang," katanya. (drs)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved