BATAM TERKINI

Macet Parah hingga Serobot Area Pejalan Kaki, Beginilah Pemandangan Tiap Hari Jalanan Muka Kuning

Antrian kendaraan yang mengular dari Dam Muka Kuning Batam hingga Simpang Panbil sudah jadi pemandangan biasa setiap harinya.

Macet Parah hingga Serobot Area Pejalan Kaki, Beginilah Pemandangan Tiap Hari Jalanan Muka Kuning
TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN
Kondisi jalanan di sepanjang jalur dari Dam Muka Kuning hingga Simpang Panbil selalu macet setiap hari. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Antrian kendaraan yang mengular dari simpang Panbil sampai Dam Muka Kuning Batam sudah jadi pemandangan biasa setiap harinya.

Berdasarkan hasil pantauan Tribun Selasa (4/12/2018), arus kendaraan dari Batuaji mengular, bahkan hanya bisa melaju dengan kecepatan 0- 5 kilometer per jam karena lebih banyak berhenti daripada jalan.

Arus kendaraan yang mengalami macet parah tersebut menjadi pemandangan setiap hari, yang parahnya pengendara motor yang hendak ke Batam Centre banyak yang melintas dari jalur pejalan kaki dari rusun muka kuning ke Panbil.

Baca: Rayakan HUT ke-68, Simak Deretan Prestasi Polairud Kepri Selama Setahun

Baca: Awalnya Curi Tas Korban, Pelaku Kuras Isi ATM Rp 21 Juta. Begini Cara Pelaku Dapatkan Nomor PIN

Baca: INFO CPNS 2018 - Tanpa Passing Grade, BKN Bocorkan Jumlah Soal dan Aturan Main Tes SKB CPNS 2018

Baca: BERITA PERSIB - Sempat Juarai Paruh Musim Liga 1 2018, Persib Bandung Tergelincir di Putaran Kedua

Tingginya arus kendaraan dari arah Batuaji menuju Batam Centre, membuat kendaraan di jalan mengular. Ditambah lagi banyaknya kendaraan khususnya sepeda motor yang saling serobot.

Radot, salah satu pengemudi mobil yang hendak ke Batam Centre mengatakan waktunya selalu terbuang kurang lebih 30 menit dari simpang Dam ke Simpang Panbil.

"Di sini saja macetnya biasanya dari pukul 07.30 WIB sampai jam 08.30 WIB," kata Radot.

Dia mengatakan kantornya buka pukul 08.30 WIB. "Kalau saya berangkat pukul 06.30 WIB, kecepatan sampai di Kantor, makanya serba salah,"katanya.

Dia mengatakan macetnya jalan tersebut dikarenakan tidak sesuainya lebar jalan dari Batuaji ke Muka Kuning.

"Dari Batuaji jalannya lebar, sampai di rusun jalannya sempit, sudah gitu adanya pintu kawasan ABB dan lampu merah membuat jalan tersebut selalu macet," kata Radot.

Chairul pengendara sepeda motor mengatakan kemacetan jalan dari Simpang Panbil sampai Dam Muka Kuning sudah menjadi pemandangan beberapa tahun belakangan.

"Ini sudah sejak lama, tapi tidak ada perhatian pemerintah. Untung saja kontainer tidak bisa lewat pagi-pagi, kalau tetap bisa lewat bisa sampai dua jam kita dari Simpang dam ke Panbil," kata Chairul.

Dia mengharapkan sudah selayaknya jalan dari simpang Dam ke Muka Kuning diperlebar agar tidak terjadi macet.

"Kalau jalannya seperti ini tetap juga akan macet terus,"kata Chairul. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved