Jony Meninggal di Rutan Batam - Eng Ngo Tetap Tunggu Surat Izin Otopsi Anaknya

Keluarga Jony, Warga Binaan yang tewas di Rutan Batam masih terlihat menunggu di Ruang Forensik RS Bhayangkari Polda Kepri.

Jony Meninggal di Rutan Batam -  Eng Ngo Tetap Tunggu Surat Izin Otopsi Anaknya
TRIBUNBATAM.id/EKO SETIAWAN
Eng Ngo Ibunda Jony masih menunggu di RS Bhayangkata untuk mengetahui otopsi anaknya yang meninggal di Rutan Batam, Selasa (25/12/2018) malam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pihak Keluarga Jony, Warga Binaan yang tewas di Rutan Batam masih terlihat menunggu di Ruang Forensik RS Bhayangkari Polda Kepri.

Pasalnya, untuk melakukan Proses Otopsi mereka harus menunggu surat dari pihak kepolisian.

Eng Ngo Ibunda Joni mengatakan, dirinya masih menunggu menantunya yang saat ini berada di Polsek Sagulung untuk mengambil surat dari pihak kepolisian.

Sementata itu, Elwita Pengacara dari Jony yang juga berada di RS Bhayangkara mengatakan, pada sidang sebelumnya, Jony sempat mengeluhkan kalau dia sedang sakit.

"Dia memang waktu sidang terakhir mengaku diare, mencret. Itu saja saya tahu sakitnya," sebut Elwita.

Baca: Jony Meninggal di Rutan Batam - Awalnya Ahai dan Jony Dilaporkan TPPU ke Polda Kepri

Baca: Jony Meninggal di Rutan Batam - Dilaporkan Dalam Kasus Penipuan.,Begini Kisahnya

Baca: Keluarga Curiga Kematian Jony di Rutan Batam karena Sebelumnya Ada Insiden Pemukulan

Baca: Jony Meninggal di Rutan Batam, Keluarga Akui, Orang Tuanya Sempat di Pukul

Namun ditanyakan apakah ia tahu kalau Jony sempat di Pukul di Rutan?

Menurut Elwita dia tahu namun tahu bukan dari Jony langsung. Yang menyampaikam ke Elwita itu adalah istri Jony bernama Agus Susanti.

"Si Santi yang bilang sama saya, kalau dia sempat dipukul di Rutan," sambungnya.

Sebagai penacara Jony, Elwita mengetahui Jony sudah meninggal dari Susanti.

Sekitar pukul 17.00 WIB Susanti mengabarkanya melalui sambungan telepone.

Setelah itu, Elwita mendatangi RS Bhayangkara dan memastikan hal tersebut.

Menurut Elwita, pihak keluarga ingin melakukan Otopsi agar tidak adalagi uneg-uneg dipikiranya.

"Kalau sudah di otopsi ini kan tahu apa penyebabnya. Apakah karena sakit atau ada dugaan lainya," tegasnya.

Sejauh ini, pihak keluarga masih menunggu Susanti istri Jony yang masih mengurus beberapa berkas di Polsek Sagulung. 

"Belum tahu kapan di Otopsinya. Kalau suratnya bisa cepat mungkin hari ini. Kalau gak mungkin besok," tegasnya.(koe)

Penulis:
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved