BATAM TERKINI

Peluncuran Kapal Tiap Tahun Bertambah. Tren Perizinan Meningkat, Sinyal Positif Bagi Batam

"Dari data ini kita melihat tren kenaikannya cukup bagus. Dari tahun ke tahun naik 50 persen dan tahun ini naik 58 persen," kata Novi

Peluncuran Kapal Tiap Tahun Bertambah. Tren Perizinan Meningkat, Sinyal Positif Bagi Batam
TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN SITANGGANG
Detik-detik MT Zaleha meluncur dari dok ke air di galangan kapal PT Bandar Abadi Tanjunguncang, Batam, beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Meskipun industri shipyard di Batam saat ini belum kembali jaya, Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat tren positif untuk izin peluncuran kapal di Batam. Itu melihat data tiga tahun terakhir.

Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Tri Novianta Putra mengatakan, pada 2016 lalu, peluncuran kapal di Batam tercatat sebanyak 45 unit.

Itu pada masa-masa sulit industri shipyard. Jumlah ini meningkat pada 2017 lalu sebanyak 100 kapal. Dan kembali pada 2018, mengalami peningkatan sebanyak 158 kapal.

"Dari data ini kita melihat tren kenaikannya cukup bagus. Dari tahun ke tahun naik 50 persen dan tahun ini naik 58 persen," kata Novi, sapaannya, Jumat (28/12/2018).

Tren positif juga terlihat dari perizinan lain yang masuk ke BP Batam. Tren positif ini bisa menjadi gambaran situasi ekonomi Batam pada tahun lalu dan tahun berjalan. Izin usaha misalnya.

Baca: Jadwal dan Tema Debat Pilpres 2019, Moderator Pertama Ira Koesno

Baca: Pemko Tanjungpinang Setuju Penyesuaian HET LPG 3 Kg, Ini Besaran Harga Baru

Baca: Oknum Polwan Singapore Palsukan Pernyataan Korban Pelecehan Seksual: Mengaku Tak Keberatan Disentuh

Baca: Erwin Ramdani Ingin Bela Persib dan Miljan Radovic Ramu Skuad agar Juara Liga 1 2019

Pada 2018 ini mengalami peningkatan sebesar 30 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Tahun 2017 tercatat sebanyak 766, tahun 2018 sebanyak 966. Ini izin usaha yang masuk ke kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam. Makin banyak izin usaha yang masuk, kegiatan ekonominya mengarah pada tren baik," ujarnya.

Hal serupa juga berlaku pada izin pemasukan barang. Tahun ini tercatat sebanyak 7.045 perizinan, sedangkan pada 2017 sebanyak 6.268 perizinan. Ada kenaikan sebesar 12,5 persen.

"Untuk izin pengeluaran barang ke keluar negeri juga meningkat. Tahun 2018, 593 perizinan, tahun 2017, 532 perizinan. Ada kenaikan 11,5 persen," kata Novi.

Kemudian izin surat keterangan asal (SKA) ekspor. Pada 2017 tercatat sebanyak 18.279 perizinan, sedangkan tahun ini sebanyak 19.283 perizinan. Dengan begitu, ia optimitis ekonomi Batam tahun depan bisa lebih baik lagi.

Lebih lanjut, Novi mengatakan, pada tahun ini ada sebanyak delapan kali kegiatan promosi yang dilakukan Direktorat Promosi dan Humas BP Batam keluar negeri.

Dari kegiatan itu, ada tiga perusahaan yang menandatangani surat pernyataan akan berinvestasi di Batam.

"Dua perusahaan dari China, Discovery Resources 10 juta US dolar, dan Shining Trading 20 juta US dolar. Satu lagi dari Jepang dengan investasi 1 juta US dolar," ujarnya.(wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved