Jalan alternatif 'Aduhai' Makan korban, Warga Anambas Ini Minta Pemkab Perbaiki Jalan SP yang Putus

"Saya benar-benar memanjatkan syukur kepada Allah. Saya masih diberi hidup dan selamat, meski mengalami luka lebam," ujarnya Senin (21/1/2019).

Jalan alternatif 'Aduhai' Makan korban, Warga Anambas Ini Minta Pemkab Perbaiki Jalan SP yang Putus
TRIBUNBATAM.id/ist
Kendaraan angkut roda tiga yang menarik sepeda motor di belakangnya setelah kejadian di jalan Cengkareng Aduhai di Kecamatan Siantan Minggu (20/1) kemarin. Tampak kondisi jalan yang sempit dan basah akibat diguyur hujan. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Jalan Cengkareng 'Aduhai' makan korban. Jalan lama yang kini menjadi jalan alternatif bagi warga paska kondisi jalan Selayang Pandang (SP) yang putus akibat dihantam gelombang utara, tak bakal dilupakan oleh Nuridin, pengendara sepedamotor yang melintas di jalan itu Minggu (20/1/2018) sore kemarin.

Berada di belakang kendaraan angkut roda tiga, ia harus bernasib sial tertimpa sepeda motor yang dibawanya setelah kendaraan angkut roda tiga itu tidak kuat melaju ‎saat berada di jalan dengan kontur menanjak.

Sempat mengaku pasrah, ia pun mengalami luka lebam pada bagian iga sebelah kiri dan tulang kaki sebelah kanan karena tertimpa sepeda motor yang ia bawa.

"Saya benar-benar memanjatkan syukur kepada Allah. Saya masih diberi hidup dan selamat, meski mengalami luka lebam," ujarnya Senin (21/1/2019).

‎Ia menjelaskan, saat kejadian tidak ada lagi celah untuk menghindar. Selain kondisi jalan yang terbilang kecil, kondisi bagian kiri jalan yang jurang serta bagian kanan jalan yang berdinding batu menjadi penyebab ia tidak dapat menghindar ketika kendaraan angkut beroda tiga itu meluncur ke belakang tepat mengarah kepadanya.

Ia pun sempat tertegun setelah terpental dari sepeda motor yang ia kemudikan dan tosa berada di atas sepeda motor miliknya.

Jemput Bola Perekaman Data, KPU dan Disdukcapil ke Panti Jompo Rumah Bahagia Kawal Bintan

TRIBUNWIKI - Nama Kepala Dinas, Kepala Badan, RSUD di Pemerintah Batam

Beberapa Proyek Pemprov Kepri Sudah Dilelang. Ini Daftar dan Nilai Pagunya

"Saya sudah berpikir saya mati. Jalannya kan sempit. Tidak ada celah lagi untuk menghindar. Jarak awal lebih kurang 10 meter. Bersyukur betul Allah masih kasih saya kesempatan untuk hidup," ungkapnya.

Ia pun menyoroti peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas perhubungan. Menurutnya, harus ada upaya nyata sesegera mungkin agar kejadian yang ia alami tidak sampai menimpa masyarakat lainnya.

"Saya mendesak agar ada ‎langkah nyata dari OPD terkait. Jangan sampai ini terulang lagi lah. Berbahaya sekali soalnya. Silahkan dipikirkan caranya seperti apa. Apakah mau menyambung lagi jalan SP itu. Karena kita tidak tahu ke depannya bakal seperti apa," tegasnya.

Soal jalan Selayang Pandang yang putus, Pemerintah Daerah pun berencana untuk memperbaiki titik jalan yang mengalami kerusakan tersebut. Selama perbaikan, jalan pelantar berbahan kayu rencananya akan dipasang sementara agar pengendara motor dapat melintas. Cara ini sebelumnya pernah digunakan saat memperbaiki jalan SP pada titik yang berbeda, tepatnya di depan Gedung Pelangi.

"Pelantar itu sifatnya sementara saja. Sebagai jalan alternatif selain jalan di Pasir Merah (Cengkareng). Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas pekerjaan umum mengenai hal ini," ujar Sekretaris Daerah, Sahtiar kepada sejumlah awak media.(tyn)

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved