BINTAN TERKINI

Bakar Lahan Sendiri di Bintan, Pria Paruh Baya Ini Terancam 7 Tahun Penjara

"Pasal yang dipersangkakan terhadap yang bersangkutan, pasal 78 ayat 3 dan 4 UU nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan atau Pasal 188 KUHPidana. Ancama

Bakar Lahan Sendiri di Bintan, Pria Paruh Baya Ini Terancam 7 Tahun Penjara
TRIBUNBATAM.id/AMINUDDIN
Ekspose Kasus pidana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Polsek Bintan Utara, Kamis (14/3/2019). 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Utara mengekspose kasus tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kamis (14/3/2019) siang di Tanjunguban, Kabupaten Bintan.

Tersangka kasus ini adalah SH (55), terdata sebagai warga Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjunguban Timur, Bintan Utara.

Lokasi kejadian karhutla yakni di Jalan Taman Sari, Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjunguban Timur, Bintan Utara, pada Kamis (7/3/2019) atau sepekan lalu.

Wakapolsek Bintan Utara AKP Paino mengatakan, SH jadi tersangka atas tindakannya membakar lahan millik sendiri yang kemudian berimbas dengan lahan milik orang lain.

Ia terancam hukuman 7 tahun penjara.

Volume Air Sei Bati Berkurang, IPA Sentani Dioperasikan Bantu Pasokan Air

Percakapan Baru Soal Skandal Prostitusi Seungri Terungkap, Sebut Nama Indonesia!

Usai Sidang, Bahar bin Smith Ancam Presiden: Jokowi, Tunggu Saya Keluar! Lihat Videonya

Adidas Keluarkan Koleksi Sepatu Game of Thrones, Ada 6 Desain Berbeda, Ini Waktu Rilis & Harganya

Dalam kasus ini, Polsek Bintan Utara menindak tersangka dengan pasal 78 ayat 3 dan 4 serta Undang Udang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan atau Pasal 188 KUHAP.

Saat dii ekspose, SH tertunduk lesu. Menggunakan baju kemeja kotak-kotak merah, pria paruh bayah tersebut terdiam dan tunduk.

"Pasal yang dipersangkakan terhadap yang bersangkutan, pasal 78 ayat 3 dan 4 UU nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan atau Pasal 188 KUHPidana. Ancamannya minimal 3 tahun, maksimal 7 tahun," kata Paino.

Kasus kebakaran lahan yang menyeret SH ini bermula ketika tersangka dan seorang warga lain yang kemudian menjadi saksi kasus tersebut hendak melakukan pembersihkan lahan masing masing. Lahan mereka bersempadan.

SH memulai pembersihan lahan dengan cara membakar ranting-ranting kering.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved