Tiga Tahun Dicabuli, Remaja 15 Tahun Sempat Hamil Bahkan Keguguran, Pelaku : Saya Tak Dilayani Istri

Seorang Petani harus mempertanggungjawabkan perbuatanya setelah memperkosa remaja 15 tahun selama tiga tahun. Mirisnya, pelaku memperkosa remaja ters

Tiga Tahun Dicabuli, Remaja 15 Tahun Sempat Hamil Bahkan Keguguran, Pelaku : Saya Tak Dilayani Istri
TRIBUNBATAM.ID/WAHYU INDRIANTO
Ilustrasi pencabulan anak 

TRIBUNBATAM.id - Seorang Petani harus mempertanggungjawabkan perbuatanya setelah memperkosa remaja 15 tahun selama tiga tahun.

Mirisnya, pelaku memperkosa remaja tersebut hingga hamil dan mengalami keguguran.

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan menangkap Roni (47) lantaran diketahui telah memperkosa seorang gadis berinisial BG (15) hingga mengalami keguguran.

Kejadian itu terungkap setelah NY (41) yang merupakan ibu korban membuat laporan di Polres OKU usai BG mengaku telah diperkosa oleh pelaku.

Dari laporan tersebut, petugas langsung bergerak dan menangkap tersangka ketika sedang berada di kediamannya di Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Senin (25/3/2019).

Pasangan Kumpul Kebo Ditangkap Polisi di Indekos, Ada yang Terciduk Sedang Bercinta di Kamar

VIDEO VIRAL Detik-detik Istri Tikam Alat Vital Selingkuhan Suami Setelah Main Bertiga

13 Tahun Tidak Ada Kabar, TKI Ini Kagetkan Keluarga Saat Pulang Kampung, Sempat Dikira Sudah Tiada

Hasil & Skor Akhir Indonesia vs Myanmar di FIFA Matchday, Menang 2-0, Greg dan Spasojevic Cetak Gol

Setelah diperiksa, ternyata BG mengalami keguguran.

NY pun akhirnya membujuk korban untuk bercerita. Dia mengaku jika sudah diperkosa oleh Roni sejak 2016 silam.

"Korban takut untuk bercerita kepada orangtuanya karena selalu diancam pelaku. Sehingga saat mengalami keguguran barulah diketahui jika korban sudah hamil," kata Alex dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Alex melanjutkan, aksi itu sering dilakukan pelaku saat kondisi rumah dalam kondisi sepi, saat kedua orangtua BG sedang beraktivitas di kebun pada pagi hari.

Kediaman Roni yang dekat dengan korban membuatnya hampir setiap saat datang kesana.

Di bawah ancaman akan dibunuh, BG akhirnya menuruti keinginan pelaku.

"Pelaku adalah tetangga korban sendiri. Pengakuannya, karena tak dilayani istri lagi sehingga nekat menggauli korban, Dia Bilang Saya Tak dilayani Istri, "ujar Alex.

Atas perbuatannya tersebut, Roni dijerat dengan Pasal 76 huruf E Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 287 KUHPidana dengan ancaman di atas 10 tahun penjara.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tidak Dilayani Istri di Rumah, Petani Ini Rudapaksa ABG Selama Tiga Tahun hingga Alami Keguguran,

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved