Dinkes Kepri Gelar Pelatihan Pelayanan Kesehatan Lansia dan Geriatri bagi Petugas Puskesmas

Umur Harapan Hidup (UHH) di Indonesia meningkat seiring dengan semakin membaiknya status kesehatan.

Dinkes Kepri Gelar Pelatihan Pelayanan Kesehatan Lansia dan Geriatri bagi Petugas Puskesmas
ist
Pelatihan pelayanan kesehatan lansia & geriatri bagi petugas puskesmas Dan Pelatihan tatalaksana kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak Tingkat provinsi Kepulauan Riau tahun 2019 

TRIBUNBATAM.id - Umur Harapan Hidup (UHH) di Indonesia meningkat seiring dengan semakin membaiknya status kesehatan.

Menurut data dari BPS tahun 2015, tahun 2008 UHH penduduk Indonesia mencapai 69 tahun, dan tahun 2015 meningkat menjadi 70,8 tahun.

UHH diperkirakan akan meningkat lagi menjadi 72,2 tahun pada tahun 2030 – 2035.

Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah usia lanjut (Lansia), dimana pada tahun 2010 berdasarkan sensus penduduk tahun 2010 sebesar 18,1 juta jiwa (7,6% dari total penduduk) naik menjadi 20,24 juta jiwa (8,03 % dari total penduduk) berdasarkan hasil Susenas tahun 2014 mencapai jumlah penduduk lansia diperkirakan akan meningkat menjadi 36 juta pada tahun 2025 dan 41 juta pada tahun 2035 (proyeksi Bappenas).

Permasalahan yang sangat mendasar pada Lansia adalah masalah kesehatan.

Berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2018, penyakit terbanyak pada lansia adalah penyakit tidak menular (PTM) antara lain Hipertensi (57,6%), osteo atritis (51,9%), masalah gigi dan mulut (19,1%).

Selain itu, pada dasarnya penyakit yang diderita Lansia jarang denagn diagnose tunggal, melainkan hamper selasu multidiagnosis.

Sementara itu dengan bertambahnya usia, gangguan fungsional akan meningkat dengan ditunjukkan terjadinya disabilitas.

Dilaporkan menurut hasil pengukuran berdasarkan kemampuan melakukan aktivitas hidup sehari-hari atau Activity of Daily Living (ADL), Lansia pada usia 65 keatas, disabilitas berat dialami sekitar 7% pada usia 55-64 taun, 10% pada usia 65-74 tahun, dan 22% pada usia 75 tahun keatas

Penanganan kasus penyakit tersebut diatas kelihatannya tidaklah mudah. Kementerian Kesehatan terus mendorong dan mengupayakan peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan lansia, mulai dari pelayanan kesehatan dasar sampai dengan pelayanan rujukan, antara lain dengan menerbitkan

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved