BATAM TERKINI

Hindari Kasus Ketinggalan Pesawat, Perhatikan Hal Penting Ini Sebelum Kirim Jenazah Lewat Kargo

Agar tak mengalami masalah, ada sejumlah hal penting yang harus diperhatikan saat ingin mengirim jenazah ke luar daerah menggunakan jasa kargo.

Hindari Kasus Ketinggalan Pesawat, Perhatikan Hal Penting Ini Sebelum Kirim Jenazah Lewat Kargo
wahyu indri yatno
grafis peti jenazah 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warganet sempat dihebohkan dengan viralnya keterlambatan pengiriman jenazah menuju Kota Batam kemarin siang, Rabu (15/5/2019).

Melihat hal tersebut, Sekretaris Umum Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota Batam, Sawir, pun turut memberikan komentarnya.

Kepada TRIBUNBATAM.ID, Kamis (16/5/2019) pagi, Sawir mengatakan, bahwa keterlambatan tersebut dipengaruhi keteledoran dari pihak pengurus jenazah yang akan berangkat.

"Menurut saya demikian. Tentunya harus diperhatikan betul untuk kode keberangkatan pesawat pendamping (escorter) jenazah dengan kode pesawat yang akan membawa peti jenazah. Jika tidak begitu, kemungkinan seperti ini akan sangat mungkin terjadi," terangnya.

Menurutnya, sejauh ini, PKDP Kota Batam tidak pernah menemui kendala dalam tiap proses pengiriman jenazah yang dilakukan.

"Kami biasanya mengurus secara manual, tidak membebankan pihak rumah sakit," tegasnya.

Dalam penuturannya, Sawir mengakui bahwa pembiayaan untuk pengiriman jenazah memang sangat tinggi.

Kelakuan Aneh Sugeng Pelaku Mutilasi di Malang, Pernah Bakar Rumah hingga Potong Lidah Pacar

AWAS! Banyak Tiang Jembatan Penyeberangan Orang di Tiban Keropos, Hati-hati Jika Lewat!

Penggal Kepala hingga Tembak Satu Keluarga, Ini 5 Ancaman yang Pernah Diterima Presiden Jokowi

Single Parent 3 Anak, Ini 7 Fakta Wanita Perekam & Penyebar Video Ancaman Penggal Kepala Jokowi

Selain harus memesan peti jenazah yang sesuai aturan standar, pembiayaan untuk penimbangan berat jenazah beserta petinya menjadi alasan tersendiri bagi beberapa pihak yang ada untuk mengurungkan niatnya melakukan proses pengiriman.

"Paling kendalanya itu cuma masalah biaya. Namun bagi kami, ini dapat teratasi karena di PKDP ada list donatur kemalangan," ungkapnya.

Selain itu, Sawir juga berharap pemerintah dapat kembali melakukan peninjauan terkait harga tiket dan kargo yang sempat naik beberapa waktu lalu.

"Pasti ada pengaruh dalam proses pengiriman jenazah. Ya paling tidak, ada keringanan sedikit. Bayangkan jika yang bersangkutan berada pada ekonomi menengah ke bawah, apakah mungkin? Belum lagi polemik lainnya," tuturnya.

Diakui Sawir, dalam proses pengiriman jenazah, pihaknya selama ini mengeluarkan sebanyak Rp 1,5 juta untuk mengorder peti jenazah dan Rp 1,2 juta untuk biaya di kargo Bandara Hang Nadim Batam.

"Kalau di kargo itu berbeda-beda. Karena ukuran berat jenazah juga berbeda kan. Paling tambahannya kami mengeluarkan biaya untuk surat karantina sebesar Rp 25 ribu," jelasnya lagi.  (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved