Bursa Pilgub Kepri 2015
Sempat Ngaku tak Miliki Apa-Apa, Sani Punya Dua Rumah dan Beberapa Lahan
Kepada awak media dan sahabat kenalannya, Sani mengaku tidak memiliki apa-apa setelah melepaskan jabatan Gubernur Kepri.
"Kami tidak membangun sekaligus, tetapi berangsur-angsur. Ada beberapa orang mau membantu. Ada yang beri semen, kayu, atap dan lain-lain. Yah, karena kami tidak punya apa-apa. Akhirnya rumah ini jadi dibangun. Inilah satu-satunya rumah saya waktu itu. Orang tak percaya bahwa ami punya rumah," ungkap Sani.
"Ibu sempat menangis karena dimarahi bapak. Ibu harus menjual tanah agar bisa mendapat uang untuk membangun rumah ini. Tapi bapak justru tak mau," sambung Aisyah yang duduk bersimpuh di samping Sani.
Proses pembuatan rumah di Cempedak itu hampir sama sulit dengan pembelian rumahnya di Batam.
Sani mengakui tidak memiliki rencana untuk memiliki rumah tersebut.
Awalnya rumah ini hanya berstatus disewakan kepadanya untuk mendukung dirinya maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kepri pada 2010 lalu.
Setelah terpilih, dia lalu mengangsur biaya rumah tersebut dan akhirnya biaya angsurannya bisa dilunaskan belum lama ini.
"Rumah di Batam sangat sederhana. Saya pikir tidak patut kalau itu jadi rumah gubernur. Orang selalu bertanya, apakah ini rumah saya. Saya menjawab, yah seperti itulah. Orientasi saya bekerja. Toh, saya cari-cari duit juga juga tak dapat kok," komentar Sani dengan suara datar.
Selain kedua rumah ini, Sani mengaku memiliki beberapa bidang tanah.
Dia memiliki lahan di daerah Galang Batang yang kini dijadikannya sebagai kebun.
Selebihnya ada sebidang lahan di wilayah Sungai Enam Bintan yang selama ini dijadikannya sebagai tempat beristirahat guna mengisi masa tua.
Semua lahan tersebut merupakan hadiah dari warga ketika dia masih menjabat sebagai camat di Kijang.
"Cuma itu saja harta kekayaan saya. Kalau orang berkata saya memiliki banyak harta, saya kira mereka salah. Harta saya bahkan menyusut setelah 5 tahun menjabat Gubernur Kepri. Tapi bagi saya semuanya bukan jadi masalah. Yang penting saya masih bisa baik sama orang dan tetap membangun silaturahmi dengan mereka," ungkap suami Aisyah ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/rumah-hm-sani-di-jalan-cempedak-tanjungpinang_20150821_145208.jpg)