Bursa Pilgub Kepri 2015
Hari Ini Penetapan Paslon Gub-Wagub Kepri, Nasib Nurdin Basirun Belum Jelas
KPU Kepri akan menetapkan pasangan calon yang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) hari ini, Senin (24/8/2015).
Laporan Tribun Batam, Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri akan menetapkan pasangan calon (Paslon) yang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) hari ini, Senin (24/8/2015).
Tahapan ini menjadi kesempatan terakhir bagi penyelenggara pemilihan itu untuk menentukan nasib Nurdin Basirun, bakal calon wakil gubernur yang maju bersama calon Gubernur Kepri HM Sani.
Langkah Nurdin untuk maju ke bursa Pilgub memang tidak terlalu mulus lantaran diprotes sejumlah pihak yang mempertanyakan keabsahan ijazahnya.
Ketua KPU Kepri Said Sirajuddin belum mau memberikan keterangan mengenai nasib Nurdin.
Saat dikonfirmasi Minggu (23/8) malam, dia hanya mengatakan bahwa seluruh komisioner masih terus membahas permasalahan tersebut menjelang hari penetapan pasangan calon.
"Saya belum bisa memberikan keterangan. Sampai saat ini saja kami masih terlibat pembahasan. Tunggu sampai rapat pembahasan selesai. 'Kan penetapan calonnya besok," kata Said kepada Tribun Batam.
Proses verifikasi terhadap ijazah Nurdin memang telah dilakukan oleh KPU bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri selama ini.
Demi memastikan keabsahan ijazah itu, penyelenggara pemilihan tersebut sampai melakukan verifikasi ke sekolah mantan Bupati Karimun tersebut yakni Politeknik Ilmu Pelayaran di Semarang.
"Kami sudah melakukan verifikasi ke Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Politeknik Ilmu Pelayaran di Semarang yang dulu bernama Sekolah Pelayaran Menengah. Sekolah ini setingkat dengan Sekolah Lanjutan Tingkatan Atas (SLTA)," jelas Razaky Parsada, Ketua Bawaslu Kepri.
Razaky menjelaskan bahwa ada dua jalur yang harus ditempuh oleh seorang siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.
Jalur pertama adalah Sekolah Pelayaran Menengah (MPI).
Sementara jalur lain yang juga mesti diikuti oleh siswa sekolah tersebut adalah pelatihan untuk mendapatkan sertifikat pelayaran.
"Politeknik tersebut juga masih sedang menelusuri apakah Nurdin benar-benar pernah menjadi siswa MPI dan peserta pelatihan tersebut. Data Nurdin secara lengkap masih ditelusuri," tegas Razaky.
Namun, waktu yang diperlukan untuk menelusuri keabsahan ijazah Nurdin dibatasi oleh tahap penetapan calon yang jatuh pada Senin (24/8) ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/nurdin-basirun-tes-kesehatan_20150729_111041.jpg)