Rabu, 20 Mei 2026

Bangunan Tapal Batas Kabupaten Bintan dan Tanjungpinang Asal Jadi?

Pembangunan tiga tapal batas tahap satu tersebut menelan anggaran sekitar Rp 1,8 miliar.

Tayang:
Tribun Batam/M Ikhwan
Tapal Batas antara Bintan dan tanjungpinang yang diduga dibuat asal jadi 

Laporan Tribunnews Batam, M Ikhwan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Pembangunan gerbang tapal batas Tanjungpinang-Kabupaten Bintan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) dinilai asal jadi.

Pasalnya pembangunan gerbang yang selesai akhir 2014 lalu tersebut terlihat berantakan. Di beberapa bagian juga sudah mulai rusak dan berkarat.

Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiri memang membangun gerbang tapal batas mulai 2014 lalu. Pembangunan tapal batas tersebut berada pada tiga tempat.

Yaitu perbatasan Tanjungpinang-Kijang di Jalan Nusantara, perbatasan Tanjungpinang-Kijang di Tanjung Moco dan Perbatasan Tanjungpinang-Toapaya di Jalan Raya Arah Tanjunguban.

Pembangunan tiga tapal batas tahap satu tersebut menelan anggaran sekitar Rp 1,8
miliar.

Namun warga menyayangkan pembangunan tapal batas tersebut tidak dilakukan dengan baik.

Pengawasan dinas terkait juga dinilai sangat minim. Sehingga tapal batas yang seharusnya dilihat elok dan menjadi ikon di Tanjungpinang, justru terlihat asal jadi.

Seperti terlihat di tapal batas yang dibangun di Batu 14 Jalan Nusantara arah Kijang. Di beberapa sisi, gerbang terlihat mulai berkarat. Selain itu profil bangunan tiang juga terlihat tidak di cor, melainkan hanya dipasang kerangka besi dan kemudian ditutup menggunakan fiber.

Di beberapa bagian juga terlihat ada potongan besi berlebih namun tidak dirapikan. Tak hanya itu, beberapa motif penghias tiang beberapa waktu lalu juga sempat lepas.

Selain itu, profil di bagian bawah salah satu tiang penyangga yang rusak sejak lama juga tak kunjung diperbaiki.

Papan-papan sisa, pembuatan pondasi juga masih terlihat menempel dibawah tiang, tidak di lepas. Sehingga terkesan tidak ada finishing.

"Ini namanya buang-buang anggaran. Bangun gerbang kok asal jadi," kata Hendro warga Batu 13 Jalan Nusantara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved