KALEIDOSKOP KEPRI 2015

Tengah Asyik Bermain, Bocah 5 Tahun Terbakar di Kedai Ibunya

Bocah laki-laki itu spontan berteriak kesakitan saat beberapa bagian tubuhnya dilahap api. Seluruh tubuhnya nyaris terpanggang api.

tribunnews batam/thomm
DOK- Warga ramai melihat tempat terbakarnya tubuh Andi Dirga (5) di jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (6/3/2015) sore. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Tubuh Andi Dirga (5) mendadak terbakar api ketika sedang bermain, disekitar kedai milik ibunya di pinggir jalan DI Panjaitan Tanjungpinang, Jumat (6/3/2015) sore.

Insiden ini terjadi saat Andi disuruh ibunya menjaga kedai tersebut.

Bocah laki-laki itu spontan berteriak kesakitan saat beberapa bagian tubuhnya dilahap api. Seluruh tubuhnya nyaris terpanggang api.

Namun, dia masih bisa ditolong setelah beberapa warga datang dan menyiramkan air ke tubuhnya.

"Saya ada di dalam toko. Saya dengar dia memekik. Saat keluar dari toko, saya lihat tubuhnya sudah terbakar. Untung saja ada beberapa orang yang menyiramkan air ke tubuhnya," tutur seorang wanita berkulit putih, ketika dijumpai Tribun, di depan tokonya.

Menurut wanita ini, saat bocah itu terbakar, kedua orangtuanya sedang tidak berada di sekitar kedai. Sedangkan Andi bermain di sekitar kedai sembari menjaga kedainya.

Diduga bocah kecil ini bermain api yang kemudian merambat ke dinding kedai yang terbuat dari tripleks.

Penuturan wanita itu ditegaskan pula oleh Endrian, seorang warga yang mengaku sempat menyaksikan bocah ini ditolong.

"Nama bocah itu Andi Dirga. Usianya 5 tahun. Nama ibunya Kiki Mangungsong dan Bapaknya (bernama) Joko," sebut Endrian yang mengenal keluarga itu.

Endrian tidak melihat langsung bagaimana api menyambar tubuh Diorga. Ia menduga, penyebab kebakaran itu berasal dari tabung gas yang meledak.

Ledakan tabung gas tersebut menyulut api dan kemudian menyambar botol-botol air mineral yang berisi bensin. "Bisa jadi gasnya meledak lalu merambat ke minyak," ucap Endrian.

Namun, dugaan Endrian disangsikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Timur, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Agung Yudiawan.

Menurut Agung, di sekitar kedai itu tidak ditemukan kompor atau tabung gas. Dia menduga penyebab kebakaran tersebut berasal dari api yang dipegang oleh si bocah.
"Kemungkinan anak itu bermain api. Apinya merambat sampai ke kedai," katanya.

Kapolsek Tanjungpinang Timur ini mengaku belum mendapat laporan lengkap mengenai luka bakar yang dialami bocah itu. Setelah api berhasil dipadamkan dari tubuhnya, bocah itu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang.

Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tanjungpinang, Andi mendapat perawatan intensif. Dia ditangani oleh dokter Erwin Aritama di ruang penindakan. "Anaknya masih ada di sini. Tetapi ibunya sedang keluar," kata Erwin.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved