Bahaya Illegal Logging Di Batam

IRONI! Ditpam yang Harusnya Lindungi Hutan Batam, Eh Oknumnya Ikut Jadi Pembalak Liar

"Pelakunya itu ditpam sendiri, nanti akan kita panggil mereka. Ditpam yang ikut serta adalah orang yang berkompeten dalam hal ini,"kata Kasat Reskrim.

IRONI! Ditpam yang Harusnya Lindungi Hutan Batam, Eh Oknumnya Ikut Jadi Pembalak Liar
tribunnews batam/istimewa
Petugas Ditpam BP Batam berhasil mengamankan 40-an potong kayu olahan dalam penyergapan di lokasi hutan lindung wilayah Temiang, Batuaji, Batam, Selasa (19/5/2015) sore. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sungguh ironi penjagaan hutan lindung di Batam.

Para petugas Ditpam BP Batam yang seyogyanya menjadi polisi hutan, justru sejumlah okumnya bermain.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian, Senin (30/5/2016) mengatakan, dari hasi pemeriksaan empat pembalak liar yang ditangkap petugas Ditpan Bp Batam, satu antaranya adalah oknum Ditpam sendiri.

Oknum Ditpam dimaksud adalah Boy Setiadi (46).

Saat ditangkap Ditpam BP Batam beberapa hari lalu, Boy sedang beraksi membalak kayu hutan Dam Nongsa bersama pembalak lainnya yakni Arif Wiyanto (40), Yusup (32), dan Subagio (35).

Baca: Empat Pembalak Kayu Ditangkap Ditpam BP Batam di Dam Nongsa

"Malahan salah satu dari empat orang yang diamankan tersebut merupakan orang Ditpam. Dia sebagai koordinator,"ungkap Memo.

Saat itu, lanjutya, pihaknya sedang memproses permasalahan pembalakan tersebut.

Memo mengatakan, pihaknya juga mencium aroma suap menyuap dalam praktek illegal logging.

Baca: Kasat Reskrim Polresta Barelang Beberkan:"Pembalak Liar Ditangkap lantaran Tidak Setoran ke Ditpam"

Penyidik akan terus memeriksa dan memanggil oknum Ditpam BP Batam yang mendapatkan setoran tersebut.

"Pelakunya itu ditpam sendiri, nanti akan kita panggil mereka. Ditpam yang ikut serta adalah orang yang berkompeten dalam hal ini," lanjutnya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved