Mustika Rasa
Prata Tampal di Warung 1D Ini Unik dan Beda, Lho! Cobain Yuk!
Selain disantap bareng kuah kari, prata kini banyak dimodifikasi dengan isian macam-macam, seperti daging, ayam, ikan, dan lainnya.
SIAPA yang tidak kenal prata? Makanan khas India yang banyak dijual di Tanah Melayu ini memang terkenal lezat saat dimakan dengan kuah kari.
Selain disantap bareng kuah kari, prata kini banyak dimodifikasi dengan isian macam-macam, seperti daging, ayam, ikan, dan lainnya.
Satu di antara warung yang menjual prata dengan rasa berbeda adalah 1D yang berlokasi di depan Kampus UNIBA Batam Centre.
Menurut Wandi, pemilik warung 1D, prata yang dijualnya dibuat dari resep keluarga yang sudah turun temurun. Meskipun awalnya prata adalah makanan khas India, namun di warungnya sudah disesuaikan dengan lidah warga lokal Indonesia, khususnya Melayu Kepulauan.
Baca: UNIK. Mangkok Bakso Pakai Kelapa Muda. Rasanya? Jangan Ditanya!
Baca: Cuma Lima Langkah Untuk Sajikan Ayam Goreng Bacem Super Lezat Ini
Baca: Sui Kiaw Ayam dan Kucai Berpadu Saus Jahe
"Prata ini memang sudah disesuaikan dengan masakan khas Melayu Kepulauan Riau (Kepri). Jadi bahan-bahan yang digunakan pun berasal dari Indonesia, bukan impor," terang Wandi, belum lama ini.
Jenis prata paling spesial yang disediakan di sini adalah Prata Tampal. Kata tampal diambil dari bahasa Melayu yang berarti temple. punyai arti tempel.
Dikatakan Prata Tampal karena ada telur mata sapi yang menempel di atas prata tersebut.
"Prata Tampal itu biasanya kan telor dikocok masuk ke dalam kulit. Tetapi ini berbeda. Jadi kulit prata seperti biasa lalu ditaruh telur mata sapi di atasnya dan itu dalam keadaan lengket bukan sekadar letak saja," ungkap Wandi.
Selain Prata Tampal, ada beberapa menu prata yang menjadi favorit pembeli di warung ini, di antaranya, prata isi daging ayam, prata isi daging sapi, prata berisi ikan sarden, dan prata kosong.
Untuk kuah prata di warung 1D, sangat terasa rempah-rempahnya. Kuahnya tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer. Warnanya percampuran antara kuning, jingga dan merah karena terpengaruh menggunakan cabai kering.
Saat potongan prata disantap dengan kuah, rasanya sangat lezat, percampuran gurih dan pedas yang pas.
Selain menu unggulan dan menu favorit, pengunjung juga bisa mencoba prata jenis lain seperti prata tissu, prata keju, prata bawang, prata pisang keju, dan beberapa prata lainnya.
Untuk minuman, tersedia Teh Tarik, Kopi Tarik, dan Milo Tarik.
Warung 1D dibuka setiap hari dari pukul 06.00 - 22.00 WIB. Warung ini beralamat di Jl. Gelatik 5 no 37, Batam Centre, tepatnya di depan kampus Universitas Batam (Uniba).
Warung 1D dilengakapi fasilitas wifi. Harga makanan yang ditawarkan mulai Rp5 ribu sampai Rp17 ribu. Harga minuman mulai Rp5 ribu sampai Rp13 ribu.
Pembaca yang ingin membuat sendiri Prata Tampal, bisa mengikuti resep yang dibagikan Wandi. (mona)
Bahan Kulit:
1 kg tepung terigu
500 ml air
1 butir telur
200 gram mentega
Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Campurkan semua bahan kulit prata, aduk rata hingga semua bahan menyatu dan sudah bisa dibentuk
2. Anda bisa membuat kulit prata menggunakan teflon saja. Lebarkan kulit prata seukuran teflon, gunakan minyak makan untuk melebarkannya.
3. Panaskan teflon, berikan minyak makan sedikit. Saat teflon sudah panas. Masukkan kulit prata
4. Saat kulit prata mulai berwarna kuning keemasan, lipat setiap sisinya hingga membentuk persegi. Balikkan kulit prata hingga berwarna kuning keemasan. Sisihkan
6. Ceplokan telor di atas teflon yang sudah diberikan dengan minyak. Lalu letakkan prata di atasnya.
7. Balikkan prata, tunggu hingga matang atau sesuai selera ingin telur matang atau setengah matang.
8. Hidangkan bersama kuah kari
Bahan Kuah Kari:
500 gram ayam dipotong kecil-kecil
200 gram kentang potong dadu
1 kg santan
200 gram cabe
5 siung bawang putih
2 siung bawang merah
1 ruas jari kunyit
1 ruas Jahe
1 sdm bumbu kari
2 lembar daun salam
1 btg serai
10 gram lengkuas
5 lembar daun jeruk
Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan jahe,
2. Tumis bumbu yg sudah dihaluskan hingga harum
3. Masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas yang sudah di keprak, batang dan batang serai. Aduk sebentar.
4. Masukkan ayam, aduk rata sekitar 3 menit.
5. Masukkan santan aduk secara perlahan, jangan sampai pecah santan. Aduk terus hingga mendidih
6. Masukkan kentang, aduk rata.
7. Berikan garam dan bumbu kari secukupnya. Aduk rata tunggu hingga daging ayam matang dan kentang menjadi empuk.
8. Hidangkan bersama prata. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/mustika-rasa-prata_20170508_164219.jpg)