ALAMAK. Di Bekasi, Senjata Api Dijual Lewat Facebook dan Dikirim Lewat Paket Pos

Sindikat penjualan senjata api ilegal beserta amunisinya berhasil dibongkar Jajaran Polda Metro Jaya melalui Unit 3 Subdit Resmob, Selasa (30/5/2017).

google
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Sindikat penjualan senjata api ilegal beserta amunisinya berhasil dibongkar Jajaran Polda Metro Jaya melalui Unit 3 Subdit Resmob, Selasa (30/5/2017).

Seorang pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumah kost di Jalan srikaya 2 RT 02/003 Kelurahan Bojong menteng rawa lumbu, Bekasi Timur

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono menyatakan, kasus ini bermula ketika polisi mendapatkan laporan akan adanya pengiriman senjata api dan amunisi melalui paket pos di Tambun, Bekasi.

Kemudian, tim di bawah pimpinan Komisaris Agung Wibowo melakukan pengecekan di kantor Pos Tambun.

Dalam pengecekan tersebut, polisi berhasil mendapat satu paket senjata yang akan dikirim ke Tenggarong, Kalimantan.

"Saat dibuka, paket tersebut benar berisi 1 pucuk senpi revolver 38 special dgn 6 butir peluru aktif dan 1 pucuk Pen Gun kaliner 22 rl berikut 6 butir peluru aktif kaliber 22," terang Kombes Argo.

Baca: Cukup Bayar Rp 50 Ribu, Bus Ini Antar Penumpang dari Bandara Soetta ke Sejumlah Mal dan Hotel

Baca: ALAMAK. Teriaki Orang Sambil Bawa Senjata Tajam, Dua Bocah Ini Nangis saat Ditangkap Warga

Baca: Transaksi Uang Elektronik Bakal Kena Biaya Administrasi. Apa Kata Bankir?

Polisi kemudian melakukan pengejaran terhadap pengirim dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku atas nama Rikcy. Dalam pengeledahan rumah pelaku, berhasil diamankan satu pucuk revolver kaliber 38 special, dua pucuk pengun dan ratusan peluru aktif.

Selanjutnya tim melakukan interogasi terhadap pelaku dan diketahui bahwa pelaku mendapatkan senjata-senjata tersebut dari Daiman, warga sipil yang berada di Cipacing, Bandung.

Selain itu, pelaku mendapat senpi pabrikan dari seorang berinisial IW. Dari keterangan pelaku, bahwa pelaku sudah puluhan kali menjual senpi berbagai jenis dan merk ke sejumlah daerah.

"Bahkan, pelaku dengan terang-terangan mengiklankan senpinya melalui facebook milik tersangka," imbuhnya.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita dua pucuk senjata api revolver kaliber 38 special, tiga pucuk senjata pen gun kaliber 22, 150 butir peluru aktif kaliber 9 mm, 125 butir peluru aktif kaliber 22 mm, 30 butir peluru aktif kaliber 38 special, 50 butir peluru aktif cal 32 mm, kendaraan bermotor dan sejumlah handphone. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Wartakota dengan judul: Polda Metro Jaya Ungkap Penjualan Senpi Ilegal

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved