10 Eks Pecandu Narkoba Binaan Yayasan Sado Karimun Dapat Modal Usaha
10 Eks Pecandu Narkoba Binaan Yayasan Sado Karimun Dapat Modal Usaha. Ini Jenis Usahanya!
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Sepuluh eks pecandu narkoba di Karimun mendapat bantuan dana usaha ekonomi produktif (UEP) dari Kementerian Sosial RI.
Penyerahan stimulan tersebut dilakukan di sekretariat Yayasan Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Sado Karimun, komplek rumah toko Balai City Garden, Blok A1 Nomor 10, jalan Kapling, Kecamatan Tebing, Kamis (14/9/2017).
Baca: Sempat Heboh Gugat Cerai Cucu Soeharto, Begini Kabar Artis Cantik Ini Sekarang!
Baca: BREAKINGNEWS: Istri Poh Tjuan Terduduk Lunglai, Kebakaran Ruko di Karimun
Baca: Ngeri! Rombongan Kondangan di Karimun Terjatuh ke Laut, Pelantar Kayu ke Pulau Parit Jebol
Hadir dalam acara penyerahan tersebut Kepala Dinas Sosial Pemkab Karimun, Panji Sasmita dan Pekerja Sosial (Peksos) Madya Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (RSKPNAPZA) Kemensos RI, Rido Palimo Insano.
Bantuan yang diberikan dalam bentuk barang untuk mendukung UEP mantan klien Yayasan Rehabsos Sado Karimun senilai Rp 5 juta per orang. Dari usulan tersebut usaha yang dibantu antara lain usaha pengecatan kendaraan bermotor, jual pulsa dan usaha kafe.
"Kami usulkan 20 orang tapi disetujui Kemensos sebanyak 10 orang. Rencana kami akan ajukan lagi sebanyak empat orang tahun ini juga, mudah-mudahan dapat lagi," ujar Pembina Rehabsos Sado Karimun, Linda Theresia kepada Tribun Batam, Kamis.
Meski telah dinyatakan pulih dan diberikan bantuan stimulan namun Linda mengatakan pihaknya tetap akan terus melakukan monitoring kepada mantan klien mereka tersebut.
"Tahun kemarin ada dua orang yang diberikan bantuan, satu masih jalan yang satu lagi dikarenakan sudah kembali bekerja, jadi usaha ikan lelenya belakangan ini mati tapi dia sempat panen. Kolamnya masih ada jadi masih bisa digunakan," terang Linda.
Sementara Kadinsos Karimun Panji Sasmita dalam sambutannya mengharapkan mantan klien Yayasan Rehabsos Sado Karimun tidak kembali lagi menjadi pemakai apalagi pecandu narkoba.
"Ini ibarat diberi kesempatan kedua, jadi manfaatkan lah, jangan kembali lagi," pesan Panji. (*)