SEMENANJUNG KOREA MEMANAS
Kapal Perang AL Korea Selatan Siap Siaga: Tentara: Kami Siap Perang. Kami Akan Menang
AD harus terus memperbesar kekuatannya, mengembangkan pusat pelatihan tempur perkotaan skala besar, dan melancarkan proses pengadaan
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Kepala Staf Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat (AS), Jenderal Mark Milley, mengatakan, peningkatan kesiagaan harus menjadi prioritas menghadapi ancaman, termasuk dari Korea Utrara.
AD harus terus memperbesar kekuatannya, mengembangkan pusat pelatihan tempur perkotaan skala besar, dan melancarkan proses pengadaan.
Selain itu, AD juga harus meningkatkan teknologi dunia maya, simulasi tempur, dan robotik, kata Milley yang berbicara pada konferensi tahunan AD, Selasa (10/10/2017) waktu setempat.
Baca: Warga Blora Sebut Malam Saat Polisi Tembak 2 Rekannya Lalu Bunuh Diri Itu: Sangat Mencekam
Baca: Tak Peduli Ancaman Tembak Korut. Pesawat Tempur AS Tetap Terbang di Semenanjung Korea
Baca: Sejak 2015, KPK Baru Bisa Kembalikan Uang Negara Rp 1,9 Triliun. INi Sebabnya
Dia juga mendesak Kongres untuk meloloskan anggaran agar militer bisa memperkuat pasukan, dan menekankan bila militer AS tidak menyesuaikan diri dengan ancaman-ancaman global.
Bahkan, kata Milley, jika pasukan AS tidak mempersiapkan diri bisa kalah dalam perang berikutnya.
Milley membuat pernyataan sehari setelah Menteri Pertahanan Jim Mattis mengatakan, kontak AS dengan Korut masih pada taraf diplomatik, tetapi militer harus siap jika situasinya memburuk.
Kapal Perang Australia ke Korea
Di markas besar Angkatan Laut Korea Selatan, kapal-kapal perang kini terus bersiaga mengantisipasi serangan dari Korea Utara.
"Kami siap berperang dan jika berperang kami akan menang," ujar Han Woong-song, seorang tentara muda Korsel.
Armada Kedua Kapal Perang yang berbasis di daerah Pyeontaek di pantai barat Semenanjung Korea, telah mengalami sejumlah serangan dari Korut selama dua dekade terakhir. Korban jiwa jatuh di kedua belah pihak.
"Kami mengalami banyak insiden setelah Perang Korea. Ada lebih dari lima kali insiden dan bahkan sekarang kemungkinan bisa terjadi lagi," kata Letnan Han.
Pangkalan Angkatan Laut Pyongtaek baru saja menyelenggarakan parade Angkatan Bersenjata tahunan, memperingati 69 tahun ketika Korsel berhasil menembus perbatasan ke-38 selama perang melawan Korut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-kapal-perang_20160615_125901.jpg)