Sabtu, 18 April 2026

SEMENANJUNG KOREA MEMANAS

Kapal Perang AL Korea Selatan Siap Siaga: Tentara: Kami Siap Perang. Kami Akan Menang

AD harus terus memperbesar kekuatannya, mengembangkan pusat pelatihan tempur perkotaan skala besar, dan melancarkan proses pengadaan

Editor: Mairi Nandarson
www.rt.com
Kapal perang Korea Selatan 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON DC - Kepala Staf Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat (AS), Jenderal Mark Milley, mengatakan, peningkatan kesiagaan harus menjadi prioritas menghadapi ancaman, termasuk dari Korea Utrara.

AD harus terus memperbesar kekuatannya, mengembangkan pusat pelatihan tempur perkotaan skala besar, dan melancarkan proses pengadaan.

Selain itu, AD juga harus meningkatkan teknologi dunia maya, simulasi tempur, dan robotik, kata Milley yang berbicara pada konferensi tahunan AD, Selasa (10/10/2017) waktu setempat.

Baca: Warga Blora Sebut Malam Saat Polisi Tembak 2 Rekannya Lalu Bunuh Diri Itu: Sangat Mencekam

Baca: Tak Peduli Ancaman Tembak Korut. Pesawat Tempur AS Tetap Terbang di Semenanjung Korea

Baca: Sejak 2015, KPK Baru Bisa Kembalikan Uang Negara Rp 1,9 Triliun. INi Sebabnya

Dia juga mendesak Kongres untuk meloloskan anggaran agar militer bisa memperkuat pasukan, dan menekankan bila militer AS tidak menyesuaikan diri dengan ancaman-ancaman global.

Bahkan, kata Milley, jika pasukan AS tidak mempersiapkan diri bisa kalah dalam perang berikutnya.

Milley membuat pernyataan sehari setelah Menteri Pertahanan Jim Mattis mengatakan, kontak AS dengan Korut masih pada taraf diplomatik, tetapi militer harus siap jika situasinya memburuk.

Kapal Perang Australia ke Korea

Di markas besar Angkatan Laut Korea Selatan, kapal-kapal perang kini terus bersiaga mengantisipasi serangan dari Korea Utara.

"Kami siap berperang dan jika berperang kami akan menang," ujar Han Woong-song, seorang tentara muda Korsel.

Armada Kedua Kapal Perang yang berbasis di daerah Pyeontaek di pantai barat Semenanjung Korea, telah mengalami sejumlah serangan dari Korut selama dua dekade terakhir. Korban jiwa jatuh di kedua belah pihak.

Kapal perang HMAS Melbourne dan kapal perang HMAS Tobruk dijadwalkan bergerak menuju Semenanjung Korea.
Kapal perang HMAS Melbourne dan kapal perang HMAS Tobruk dijadwalkan bergerak menuju Semenanjung Korea. (ABC)

"Kami mengalami banyak insiden setelah Perang Korea. Ada lebih dari lima kali insiden dan bahkan sekarang kemungkinan bisa terjadi lagi," kata Letnan Han.

Pangkalan Angkatan Laut Pyongtaek baru saja menyelenggarakan parade Angkatan Bersenjata tahunan, memperingati 69 tahun ketika Korsel berhasil menembus perbatasan ke-38 selama perang melawan Korut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved