KALEIDOSKOP 2017

Januari 2017 - Gara-gara Hal Sepele Gadis Cantik Ini Dibunuh Satpam yang Sering Ia Beri Makan

Salah seorang tetangga yang berada di lokasi pra-rekonstruksi mengaku, tidak menyangka Saleh yang jadi tersangka utama dalam kasus tersebut.

Tribun Timur
Saleh (kanan), personel satuan pengamanan kompleks perumahan Yusuf Bauty Garden, Jl Yusuf Bauty, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi tersangka kasus pembunuhan Rafika Hasanuddin (21), Kamis (19/1/2017) malam. 

Warga lain menyebut, Saleh memang punya kelainan, dia pernah kedapatan mengintip wanita yang lagi sedang cuci badan di kamar mandi.

Wa Ode Nurming/Tribun Timur.com - Setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Rafika Hasanuddin (22), Saleh (38) langsung digiring ke tempat kejadian perkara, Perumahan Yusuf Bauti Garden, Manggarupi, Kabupaten Gowa, Kamis (19/1/2017) malam.

Wa Ode Nurming/Tribun Timur.com - Setelah ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Rafika Hasanuddin (22), Saleh (38) langsung digiring ke tempat kejadian perkara, Perumahan Yusuf Bauti Garden, Manggarupi, Kabupaten Gowa, Kamis (19/1/2017) malam.

"Itu satpam (Saleh) memang kurangajar, pernah juga intip wanita mandi, dihajar dulu baru dibawa ke penjara biar dia tahu rasa. Sudah dikasih makan dibaiki sama korban tapi kurang ajar," teriak sejumlah warga.

Masalah sepele

Seperti dikutip dari Tribun Timur (Tribunnews Network) peristiwa memilukan ini sebenarnya hanya masalah sepele.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, motif pelaku awalnya hanya mencuri handphone korban namun karena ketahuan, tersangka lalu menghabisi nyawa korban dengan pisau.

Pelaku nekat membunuh Ika karena tidak mau perilaku mencurinya itu ketahuan oleh warga kompleks.
Makanya, begitu dia kepergok oleh Ika, Saleh langsung mengambil sebuah pisau pink yang berada di dalam kamar korban lalu menikam korban dari leher kanan.

"Jadi awalnya mencuri hondphone tapi ditahu korban dan korban sempat lawan pelaku dan pelaku langsung menahan kepala korban dan membentur kepala korban ke dinding," kata Dicky.

Setelah itu, korban yang sudah dalam tergeletak di lantai kamar, tersangka pun meraih pisau itu dan menusuk ke leher korban disebelah kanan hingga tembus dan pelaku menarik pisau ke arah kiri.

Dicky menyebutkan, tersangka berusaha mengaburkan barang bukti dan menarik korban ke depan kamar mandi dan tutup wajahnya dengan kain sarung, setelah itu Saleh termenung di kamar yang lain.

"Pelaku akui setelah membunuh sempat termenung di kamar lain, setelah itu dia mengambil obeng dan bercak darahnya ada di sana. Ia takut dan pergi mencuci pisau dan obeng itu," katanya.

Satpam termenung

.
. ()

Kejadiannya sekitar pukul 23.00 wita. Saat itu, Ika baru pulang ke rumah.

"Jadi sekira pukul 23.00 wita, korban pulang. Ternyata pelaku mengikuti korban sampai masuk ke dalam rumah," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved