Barelang International Marathon 2018
Miracle Aesthetic Clinic Batam Siap Mendukung Barelang International Marathon 2018
Berbagai persiapan telah dilakukannya bersama tim Miracle Aesthetic Clinic Batam. Dimulai dari latihan bersama di beberapa spot lari yang ada di Batam
TRIBUNBATAM.ID - Barelang International Marathon yang digelar Tribun Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam mampu menyedot perhatian masyarakat di dalam maupun luar Batam, bahkan luar negeri.
Seperti yang diungkapkan Founder Miracle Aesthetic Clinic Batam, Ng See Yong. Pria yang ikut meramaikan Barelang International Marathon 2017 itu tak sabar untuk mengikuti acara serupa pada tahun ini.
"Tahun ini saya ajak juga dokter dan karyawan lain untuk ikut serta. Kami akan turun sekitar 15 orang. Tahun lalu saya ikut race kategori 21K (kilometer) dan menduduki posisi keenam untuk national male. Istri saya ikut yang 10K, dia yang dapat juara," ujarnya di Miracle Aesthetic Clinic Batam, Kamis (28/6/2018).
Baca: Situs PPDB Provinsi Kepri Masih Belum Bisa Diakses. Orangtua Bolak-balik ke SMAN 3 Batam
Baca: Siap-siap Juli 2018 Akan Terjadi Blood Moon Terlama Abad Ini, Catat Waktu Kemunculannya
Baca: Anak Menpora Imam Nahrawi Dipukul Saat Nonton Persija vs Persebaya. Begini Kejadiannya
Tiga tahun menekuni hobi maraton, ia telah banyak mengikut event serupa di berbagai daerah lain. Seperti Jakarta, Surabaya, bahkan hingga Singapura. Tahun ini rencananya ia mengikuti race di kategori 21K bersama sang istri, Emilia.
Berbagai persiapan telah dilakukannya bersama tim Miracle Aesthetic Clinic Batam. Dimulai dari latihan bersama di beberapa spot lari yang ada di Batam.
"Menang kalah itu biasa, yang penting kita dapat sehatnya. Untuk anggota tim yang lain, ada yang ikut kategori 10K juga 5K. Kami siap-siap dari sekarang mumpung masih ada waktu beberapa bulan lagi. Kami sudah sempat latihan di Sukajadi, terus nanti mungkin juga di dataran Engku Putri," kata dia.
Ng See Yong menjelaskan latihan sangat diperlukan guna mempersiapkan diri mengikuti race tersebut. Latihan harus dilakukan secara disiplin. Setiap latihan, ia memberikan tips agar pemula bisa melakukan pemanasan lebih dulu kurang lebih selama 15 menit.
"Harus latihan, kalau tidak malah bisa trauma. Itu kan race, nanti lihat banyak orang larinya laju, dan tidak bisa mengejar malah trauma. Besok-besok sudah pasti tidak mau lagi," katanya.
"Awalnya mungkin susah, tapi lama-lama pasti bisa. Tidak ada yang tidak bisa lari maraton ini. Tinggal mau atau tidaknya saja. Kalau sudah rutin pasti enak, seminggu dua tiga kali cukup. Asal sekali latihan itu minimal setengah jam, dan cara berlarinya juga benar," lanjut Ng See Yong.
Baca: Tangis Haru Ivan Seventeen di Pernikahan Rizal Armada
Baca: Syahrul-Rahma Ziarah ke Penyengat: Mereka Lah yang Memenangkan Kami di Sini
Baca: Penembakan Lagi di AS. 5 Orang Tewas. Pelaku Amputasi Jari Agar Tak Dikenali
Waktu terbaik untuk berlari, menurutnya, saat pagi hari. Selain lebih sejuk, pelari pun bisa merasakan udara pagi yang masih bersih. Olahraga yang satu ini pun memberikan banyak manfaat, terutama dari sisi kesehatan.
"Tidak perlu mengejar kurusnya. Sebab orang gemuk juga belum tentu tidak sehat, begitu juga orang kurus belum tentu sehat. Yang terpenting tubuh bergerak. Kalau menurut saya, lari tidak perlu dipaksa. Jalan 20 detik, lalu lari 20 detik bergantian saja bisa, sekalian untuk melatih pernafasan. Lama-lama pasti terbiasa, yang penting minimal 30 menit. Kalau selama itu bisa full lari juga lebih bagus lagi," katanya.
Emilia menambahkan, olahraga ini bisa sekaligus menjadi sarana rekreasi dan refresing. Hal itu karena lokasi lari yang biasanya berubah-ubah.
"Bukan cuma tracknya yang punya karakter berbeda, tapi lokasi biasanya juga beda pemandangan. Jadi tidak membosankan. Seperti Barelang Marathon inikan menawarkan keindahan pemandangan laut dari atas jembatan," ucap Emilia.
Di satu sisi, menurutnya, event itu bisa menjadi sarana promosi pariwisata. Selain itu, peserta juga bisa sekalian berekreasi di seputaran jembatan Barelang yang sudah menjadi ikon Kota Batam.
"Masyarakat kita juga butuh dengan acara-acara seperti ini. Bagaimana mereka bisa sehat sekaligus refresing di waktu yang bersamaan," katanya.
Emilia pun berharap pada event tahun ini peserta yang turut serta lebih banyak lagi. Dan panitia bisa membuat kategori race yang dapat diikuti pelari pemula atau masyarakat biasa.
"Kalau tahun lalu sih di kategori 10K female masih sedikit saingannya. Mudah mudahan tahun ini bisa lebih banyak lagi. Dan yang terpenting kalau lari ini harus sportif jangan curang. Kalau sudah tidak kuat mending jalan kaki saja, jangan curi curi naik motor dan lainnya," kata Emilia..
Event Barelang Bridge International Marathon 2018 merupakan salah satu sport tourism yang sudah dinanti-nanti banyak atlet dan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Atraksi wisata olahraga berskala internasional ini diselenggarakan Tribun Batam bekeja sama dengan BP Batam dan Running Explorer sebagai race management. Barelang Marathon juga didukung Pemprov Kepri dan Pemko Batam.
Barelang Bridge International Marathon 2018 ditargetkan akan diikuti 2.000 peserta
baik lokal, nasional maupun internasional. Tahun lalu, event serupa berhasil menarik peserta kurang lebih 1.200 orang dari 19 negara. Adapun kategori race marathon tahun ini meliputi Full Marathon 42K, Half Marathon 21K, 10K dan 5K.
Secara resmi, pendaftaran event ini sudah soft launching pada Sabtu (7/4) lalu bertepatan dengan event akbar Batam Menari di kawasan Bundaran BP Batam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/barelang-bridge-international-marathon-2018_20180628_211025.jpg)